Friday, September 19, 2008

Jangan Jadi Gelas

Seorang guru sufi mendatangi seorang muridnya ketika wajahnya belakangan ini selalu tampak murung.

?Kenapa kau selalu murung, nak? Bukankah banyak hal yang indah di dunia ini? Ke mana perginya wajah bersyukurmu? ? sang Guru bertanya.

?Guru, belakangan ini hidup saya penuh masalah. Sulit bagi saya untuk tersenyum. Masalah datang seperti tak ada habis-habisnya, ? jawab sang murid muda.

Sang Guru terkekeh. ?Nak, ambil segelas air dan dua genggam garam.

Bawalah kemari. Biar kuperbaiki suasana hatimu itu.?

Si murid pun beranjak pelan tanpa semangat. Ia laksanakan permintaan gurunya itu, lalu kembali lagi membawa gelas dan garam sebagaimana yang diminta.

?Coba ambil segenggam garam, dan masukkan ke segelas air itu,? kata Sang Guru. ?Setelah itu coba kau minum airnya sedikit.?

Si murid pun melakukannya. Wajahnya kini meringis karena meminum air asin.

?Bagaimana rasanya?? tanya Sang Guru.

?Asin, dan perutku jadi mual,? jawab si murid dengan wajah yang masih meringis.

Sang Guru terkekeh-kekeh melihat wajah muridnya yang meringis keasinan.

?Sekarang kau ikut aku.? Sang Guru membawa muridnya ke danau di dekat tempat mereka. ?Ambil garam yang tersisa, dan tebarkan ke danau.?


Si murid menebarkan segenggam garam yang tersisa ke danau, tanpa bicara. Rasa asin di mulutnya belum hilang. Ia ingin meludahkan rasa asin dari mulutnya, tapi tak dilakukannya. Rasanya tak sopan meludah di hadapan mursyid, begitu pikirnya.

?Sekarang, coba kau minum air danau itu,? kata Sang Guru sambil mencari batu yang cukup datar untuk didudukinya, tepat di pinggir danau.

Si murid menangkupkan kedua tangannya, mengambil air danau, dan membawanya ke mulutnya lalu meneguknya. Ketika air danau yang dingin dan segar mengalir di tenggorokannya, Sang Guru bertanya kepadanya, ?Bagaimana rasanya??

?Segar, segar sekali,? kata si murid sambil mengelap bibirnya dengan punggung tangannya. Tentu saja, danau ini berasal dari aliran sumber air di atas sana . Dan airnya mengalir menjadi sungai kecil di bawah.

Dan sudah pasti, air danau ini juga menghilangkan rasa asin yang tersisa di mulutnya.

?Terasakah rasa garam yang kau tebarkan tadi??

?Tidak sama sekali,? kata si murid sambil mengambil air dan meminumnya lagi. Sang Guru hanya tersenyum memperhatikannya, membiarkan muridnya itu meminum air danau sampai puas.

?Nak,? kata Sang Guru setelah muridnya selesai minum. ?Segala masalah dalam hidup itu seperti segenggam garam. Tidak kurang, tidak lebih. Hanya segenggam garam. Banyaknya masalah dan penderitaan yang harus kau alami sepanjang kehidupanmu itu sudah dikadar oleh Allah, sesuai untuk dirimu. Jumlahnya tetap, segitu-segitu saja, tidak berkurang dan tidak bertambah. Setiap manusia yang lahir ke dunia ini pun demikian. Tidak ada satu pun manusia, walaupun dia seorang Nabi, yang bebas dari penderitaan dan masalah.?

Si murid terdiam, mendengarkan.

?Tapi Nak, rasa `asin? dari penderitaan yang dialami itu sangat tergantung dari besarnya ?qalbu?(hati) yang menampungnya. Jadi Nak, supaya tidak merasa menderita, berhentilah jadi gelas. Jadikan qalbu dalam dadamu itu jadi sebesar danau.?




Read More......

Thursday, September 18, 2008

KRISTEN KEJEPIT

KRISTEN KEJEPIT

Ada seorang ibu yang hampir mati, tergeletak di tempat tidur. Nafasnya hanya
tinggal sepenggal-penggal. Saat itu, Ibu tersebut sudah tidak dapat membuka
mulutnya untuk berbicara, dan juga sudah pulas karena obat-obatan, infus,
dan peralatan mesin yang membantu nafasnya.

Pada saat yang gawat itu, saya sedang melayani di luar kota. Salah satu
adiknya menghubungi saya dengan nada cemas. Turun dari pesawat saya segera
meluncur ke rumah sakit dan melayani keluarga ini. Dari keterangan keluarga
didapati bahwa ibu tersebut berkeras hati tidak mau menerima Tuhan, yang
dilakukan dan dipikirkan hanya uangggg melulu. Keadaannya kritis, hatinya
pahit, masih memendam banyak dendam terhadap anak-anak lelakinya yang di
luar negeri, dan tetangga-tetangganya. Detak jantungnya sudah sangat
menurun, alat bantu dipasang sana sini untuk membantu pernafasannya dan
organ tubuhnya yang lemah. Sudah beberapa hari ibu ini tidak dapat membuka
mulutnya atau matanya, tetapi pada saat saya memintanya untuk mengulangi
kata-kata saya untuk mengundang Yesus, kami melihat bibirnya bergerak,
dengan sekuat tenaga kelihatanya Ibu tersebut membuka mulutnya menirukan doa
saya. Dia menerima Yesus di akhir hidupnya! Anak-anak dan suaminya menangis
bahagia. Beberapa hari kemudian, beliau dipanggil Tuhan.

Tetapi banyak kasus yang akhirnya tidak demikian, mereka sudah terlalu
terlambat – maksudnya di saat mereka memanggil seorang pelayan Tuhan, orang
yang sekarat itu tidak dapat lagi berkomunikasi, tidak tahu apa yang
diucapkan pendeta/pastur, karena dia sudah pikun. Betapa malangnya jika
orang hanya memanggil pendeta/pastur pada saat-saat yang dibutuhkan. Mereka
mengira bahwa pendeta/pastur hanya dibutuhkan pada saat-saat kejepit. Entah
pasnya judulnya Pendeta/Pastur (untuk pelayanan) Kejepit atau Kristen (tipe
jemaat) Kejepit.

Betapa banyaknya orang yang menjepitkan diri, bukan hanya orang yang di
ujung kematian, tetapi orang-orang yang menyandang KTP Kristen/Katolik umum:

1. Pengantin: karena terjepit harus dinikahkan, mereka datang ke gereja
untuk minta tolong pak pendeta/pastur. Kebanyakan kasusnya karena hamil di
luar nikah, lalu dinikahkan di gereja; berhubung peraturan pihak pengadilan
tidak mau mengeluarkan surat nikah resmi sebelum disahkan oleh lembaga
gereja, untuk itu mereka kejepit harus datang ke gereja.

2. Kaum profesi: datang berbondong-bondong ke gereja dan menemui pelayan
Tuhan karena mengalami krisis kejepit ekonomi, stress, gangguan,
keterpurukan, kelemahan bidang usaha, terlilit hutang piutang.

3. Kristen Agamawi: mondar-mandir kesana kemari mengikuti semua acara
dimana-mana, walaupun tidak kejepit namun aktivitas yang baik seperti itu
tidak membawa seseorang diselamatkan.

4. Doktrin gereja, pentahbisan, praktek-praktek religius tidak membuat orang
percaya atau pemuka-pemuka gereja mengenal betul apa yang dibutuhkan bagi
jiwa.

5.Perasaan-perasaan: sukacita meluap-luap setelah keluar dari pertemuan
rohani, mimpi-mimpi yang ditawarkan rohaniawan dan dibayang-bayangkan tiap
individu, walaupun masing-masing memiliki landasan harapan yang dijanjikan,
tetapi perasaan-perasaan sementara tidak dapat mewakili hubungan kekal.

Kisah di bawah ini tidak melenceng dengan contoh-contoh di atas. Yoab,
panglima perang raja Saul yang hanya tahu sedikit mengenai agama dan tidak
mengerti benar arti sebuah mezbah Tuhan; ketika dia merasa bahwa saat
kematiannya sudah di ambang pintu, dia berlari ke kemah Tuhan untuk memegang
tanduk-tanduk mezbah. Orang yang selama hidupnya tidak berhubungan dengan
kerohanian, tiba-tiba dalam keadaan darurat menjelang kematiannya berlari ke
hal/alat/ sesuatu yang dipikirnya dapat menyelamatkannya.

Ketika kabar itu sampai kepada Yoab--memang Yoab telah memihak kepada
Adonia, sekalipun ia tidak memihak kepada Absalom--maka larilah Yoab ke
kemah TUHAN, lalu memegang tanduk-tanduk mezbah. Kemudian diberitahukanlah
kepada Salomo, bahwa Yoab sudah lari ke kemah TUHAN, dan telah ada di
samping mezbah. Lalu Salomo menyuruh Benaya bin Yoyada: "Pergilah, pancung
dia." Benaya masuk ke dalam kemah TUHAN serta berkata kepadanya: "Beginilah
kata raja: Keluarlah." Jawabnya: "Tidak, sebab di sinilah aku mau mati."
Lalu Benaya menyampaikan jawab itu kepada raja, katanya: "Beginilah kata
Yoab dan beginilah jawabnya kepadaku." Kata raja kepadanya: "Perbuatlah
seperti yang dikatakannya; pancunglah dia dan kuburkanlah dia; dengan
demikian engkau menjauhkan dari padaku dan dari pada kaumku noda darah yang
ditumpahkan Yoab dengan tidak beralasan. 1 Raja 2:28-31

Ada jutaan Kristen kejepit di dunia ini, mereka sama: berseru kepada Tuhan
hanya pada saat hampir mati, susah, menghadapi persoalan, tidak punya uang.
Tetapi tentunya kita berusaha untuk tidak masuk bilangan kejepit, kita harus
tetap mencintai Tuhan kita apa pun keadaannya, susah atau senang, sehat atau
sakit, kaya atau miskin, sampai selama-lamanya.
Ada seorang Irlandia yang sangat miskin yang hendak dihukum mati karena
dituduh melakukan pembunuhan. Namun seorang dokter bernama Dr. Doddridge
yakin bahwa orang itu tidak bersalah sama sekali dalam kasus pembunuhan yang
dituduhkan, sehingga ia berusaha mati-matian membela kasusnya dan membayar
dengan harga yang sangat tinggi sampai orang Irlandia itu dibebaskan.
Selanjutnya diketahui bahwa tidak ada yang lebih menyentuh daripada
pernyataan yang diungkapkan olehnya kepada sang penyelamat nyawanya: “Setiap
tetesan darah saya berterimakasih padamu, sebab dengan kasih engkau telah
menyelamatkan tiap tetesan itu. Engkau adalah pembebasku, dan engkau
memiliki setiap hak terhadap hidupku. Jika aku hidup, hidupku menjadi
kepemilikanmu, dan aku akan menjadi hamba yang setia seumur hidupku.”

Bukankah kita seharusnya memberikan pernyataan seperti orang Irlandia ini,
menyerahkan hak hidup kita kepada Sang Penebus kita dari kematian kekal?
Bukan sebagai Kristen kejepit, tetapi menyerahkan seluruh hidup sebagai
pengabdian.

sumber: milis tetangga

Read More......

SEGUNUNG CUCIAN

Kategori: Cerita – Doa



“Elia’s Stories” (Sebuah pengalaman hidup)

Setelah beberapa tahun menikah, saya dan suami memutuskan untuk menjadi orang tua asuh. Kami mengambil dua anak laki-laki untuk diasuh. Setelah satu tahun dan satu setengah tahun kemudian, kami mengadopsi keduanya menjadi anak angkat kami.

Saat kedua anak laki-laki kami itu berumur dua tahun dan tiga tahun, kami memutuskan untuk mencoba mengasuh dua anak perempuan yang berumur satu tahun dan tiga tahun. Selama dua tahun berikutnya, rumah kecil kami terasa penuh dan saya sangat sibuk dengan urusan rumah tangga.

Setelah kedua anak perempuan itu tinggal bersama kami beberapa waktu, saya ingin mengikuti pelajaran Alkitab di gereja, tetapi selalu saja ada hal yang merintangi saya untuk datang. Karena merasa tidak punya waktu untuk datang, saya membeli kaset renungan dan tuntunan belajar, jadi saya berpikir bisa belajar Alkitab sendiri di rumah.

Siang hari, saat saya sudah membawa anak-anak untuk tidur siang, saya meneruskan kegiatan saya dengan membereskan segunung cucian yang bertumpuk di sofa untuk dilipat dan disetrika. Saat melipat cucian saya mulai mendiskusikan beban hati saya kepada Tuhan.

"Tuhan, Engkau tahu bahwa saya mulai mengikuti pelajaran Alkitab ini dan saya mencoba menemukan waktu yang tepat untuk melayani Engkau dan semua kegiatan yang lain - tapi kelihatannya saya tidak mempunyai cukup waktu. Saya sudah mencoba bangun subuh sekali, tapi selalu saja ada anak yang mendengar mendengar dan bangun serta meminta perhatian saya. Saat tidur tengah malam saya sudah sangat kelelahan. Saya pikir bisa melakukannya saat anak-anak tidur siang, tetapi itu adalah satu-satunya kesempatan saya harus membereskan pekerjaan rumah dan semua cucian. Saya rasa bisa menghadapi semua pekerjaan rumah kecuali membereskan semua cucian! Tuhan, saya percaya Engkau sangat mengetahuinya. Engkau memberi kami empat anak dibawah tiga tahun untuk dirawat, dan Engkau tahu mereka membutuhkan pakaian bersih; dan Engkau juga tahu banyaknya waktu yang dibutuhkan untuk melakukan itu semua. Saya percaya Tuhan mengetahui itu semua."

Pada hari Minggu saya dan suami menunggu anak-anak di Sekolah Minggu, saat Betty, yang sudah kami anggap sebagai nenek sendiri, datang dan duduk di samping kami. Betty adalah seorang janda yang telah berhasil membesarkan kelima anaknya. Dia adalah wanita yang sangat baik yang selalu siap menolong orang lain yang membutuhkan. Dia juga banyak membantu keluarga kami jika ada acara dan selalu memberikan semangat dan doa.

Dia memeluk saya dan berkata, "Nenek punya sebuah saran untukmu."

Dengan rasa ingin tahu saya menjawab, "Apa itu nek?"

Dengan lembut dia meneruskan, "Saya percaya ini dari Tuhan. Biarkan nenek membereskan semua cucianmu."

Saya duduk dengan mulut ternganga sedangkan pikiran saya berputar-putar untuk memikirkan kepada siapa saja saya sudah membicarakan masalah cucian saya. Setahu saya, saya belum pernah membicarakan masalah ini kepada siapa pun, bahkan kepada Rodney suami saya. "Apakah nenek tahu seberapa banyak cucian saya?" saya berbisik sambil air mata mulai tegenang.

"Sayang, nenek sudah membesarkan lima anak. Percayalah, nenek tahu seberapa banyak cucianmu."

Dia meneruskan, "Kamu tahu, apa yang kamu lakukan bersama suamimu untuk membesarkan anak-anak ini adalah perbuatan yang sangat mulia. Tetapi nenek juga tahu bahwa itu adalah pekerjaan yang sangat berat. Nenek sudah tua dan tidak bisa membantu mengawasi anak-anak, tetapi nenek bisa membereskan cucianmu. Kamu hanya minta Rodney mengantarkan ke rumah nenek saat berangkat kerja, kemudian dia mengambilnya kembali saat pulang. Nenek akan mencuci, mengeringkan, menyeterika dan melipat semuanya dengan baik."

Saya merasa malu karena membicarakan masalah pribadi dan saya saya berpikir, "Oh Tuhan saya tidak bisa memberikan pakaian dalam saya dicuci orang lain."

Betty melanjutkan perkataannya. "Minggu lalu nenek memperhatikan kamu saat mengikuti ibadah terlihat sangat letih. Nenek terus memikirkannya sepanjang minggu itu dan Tuhan berkata, 'Tanya Ronni supaya cuciannya bisa dibantu.'" Dia mengakhiri dengan, "Sekarang, jangan menolak berkat ini."

Saya tidak tahu bagaimana menanggapinya. Karena tidak ingin menyakiti perasaan Betty saya menjawab, "Saya akan bicarakan dulu dengan Rodney ya nek."

Walaupun telah mencurahkan semua beban berat dalam hati tetang bagaimana beratnya waktu yang saya jalani dan saya ingin ingin punya waktu bersekutu denganNya, tetapi rupanya saya tidak siap dengan jawaban Tuhan untuk menyelesaikan masalah saya. Tuhan sudah memberi tugas untuk merawat keempat anak yang masih kecil ini dan saya kelihatannya mengabaikan bahwa Tuhan begitu serius menanggapi masalah yang saya hadapi. Jadi saya berpikir, "Kalau saya bisa mengatur waktu dengan lebih baik, saya bisa mengatasi semuanya tanpa bantuan orang lain."

Beberapa minggu kemudian saat saya berada di ruang cuci. Saya tertegun melihat pakaian di sekitar mesin cuci. Cucian tetap saja menggunung tidak berkurang sedikitpun walaupun saya sudah berusaha keras untuk mengatur waktu dengan baik. Kenyataannya, cucian yang saya hadapi jauh lebih banyak daripada sebelumnya. "Baiklah Tuhan," kata saya, "Saya pikir saya bisa meminta orang lain membatu mencuci, kecuali pakaian dalam kami."

Sangat mendengar sebuah suara halus dalam hati saya dengan jelas, "Jika kamu ingin cucianmu dibantu, Aku ingin semuanya dibereskan termasuk pakaian dalammu."

Saya menyerah. Gunung cucian itu sekarang telah menunjukkan gunung harga diri saya. Saya sudah memandang rendah tawaran bantuan Betty yang penuh kasih kepadaku.

Saat saya mengangkat gagang telpon, mata saya penuh dengan air mata. Saya hampir tidak sanggup berkata saat mendengar suara Betty yang lembut di ujung telpon. Dengan berbisik saya berkata, "Apakah nenek masih mau membantu saya mencuci?"

Air mata saya mengalir deras saat mendengarnya menjawab dengan sukacita, "Bawa kemari saja sayang. Bawa kemari."

Pakaian kami tidak pernah lebih bersih, lebih bercahaya dan halus dibandingkan dengan selama dua tahun Betty dengan setia dan penuh kasih membantu membereskan semua cucian kami.

Kemudian saat dua anak perempuan asuhan kami telah menemukan rumah tetap mereka - sebuah keluarga yang mengadopsi mereka - kami tahu bahwa kami akan mampu mengatasi semua cucian ini sendiri.

Walaupun tidak lagi membantu kami mencuci, tetapi Betty tetap menjadi nenek yang baik dan penuh kasih bagi anak-anak kami. Suatu hari Betty tertawa saat saya berkata, "Kalau sudah besar saya ingin jadi seperti nenek."

(Oleh Veronica Wintermote)



Read More......

Friday, August 22, 2008

20 Aug 2008
Bersabarlah dalam penderitaan
Sebuah ayat renungan yang diambil dari Yakobus 5:7-11

7. Karena itu saudara-saudara bersabarlah sampai kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menentukan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.
8. Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu karena kedatangan Tuhan sudah dekat.
9. Saudara-saudara janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan supaya kamu jangan dihukum sesungguhnya hakim telah berdiri diambang pintu.
10. Saudara-saudara turutilah keadaan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan .
11. Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang bertekn : kamu telah mendengar tentang keturunan Ayub dan kamu telah tau apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyanyang dan penuh belas kasihan,

Kehidupan akankah selalu menderita? Gw g tau apakah ada orang yang tidak pernah mengalami penderitaan mungkin semua orang pernah, Cuma porsinya berbeda-beda dan itu bisa keliatan dari cara setiap individu cara menyikapi penderitaan yang dialami, apakah penderitaan rancangan Tuhan? Rancangan Tuhan adalah hidup sejahtera, tetapi Tuhan mengijinkan penderitaan terjadi dalam hidup kita untuk menguji untuk melatih kita supaya kita lebih dewasa lage, tetapi kenapa terkadang didalam hidup kita seolah-olah penderitaan itu gak pernah berlalu datang silih berganti, kini aku sadar bahwa aku selalu bersungut2, tidak sabar, dan suka cita aku menemukan ayat ini kemarin malam, aku tau Tuhan sangat cinta dan sayang ma aku Dia tidak pernah meninggalkan aku,.




Read More......

Sunday, August 10, 2008

tips kencan pertama

Berikut ini adalah beberapa Tips umum yang bisa menjadi pedoman anda dalam Kencan,terutama dalam Kencan Pertama
1. Tempat Pertemuan. Lakukanlah kencan pertama anda di tempat yang sesuai dan sepantasnya. Misalnya di sebuah restauran,atau yang lebih tepat lagi adalah di rumah anda sendiri
2. Tepat Waktu dalam Janji
3. Hilangkan Nervous atau gugup. Satu cara tercepat dan mudah adalah dengan menarik napas panjang dan kemudian mengeluarkan udara kembali secara perlahan
4. Jadilah Pendengar Setia. Dengan menguasai diri menjadi seorang pendengar yang baik,akan menjadikan anda sebagai lawan bicara yang sukses. Bayangkan seandainya malah anda yang cenderung terus menerus berbicara, bisa bisa malah membuat pasangan kencan anda menjadi bosan. Bukan demikian ?

5. Lakukan Selalu Kontak mata dalam pembicaraan. Ini untuk menunjukkan bahwa anda benar benar menaruh perhatian atas apa yang dibicarakan lawan kencan anda
6. Jadilah Diri anda sendiri. Jangan rubah diri anda. Tampillah apa adanya. Ingat, kebohongan yang dibuat diawal pertemuan akan dapat menghancurkan segalanya.
7. Hindari Bicara tentang masa lalu anda. Begitu juga ubahlah topik pembicaraan jika pasangan kencan anda tengah menceritakan masa lalunya. Banyak hal lain yang lebih pantas dibicarakan dibandingkan cerita masa lalu yang memang belum tepat diceritakan dalam kencan pertama anda. Setuju?
8. Hindari Cerita konyol atau lucu yang terlalu sering. Karena bisa jadi,malah lawan kencan anda akan menilai,anda kurang serius dalam pembicaraan. Repotnya lagi malah dianggap tidak memiliki sopan santun
9. Beri Perhatian penuh hanya untuk lawan kencan anda, tunjukkan bahwa kencan ini hanya untuk dia. Jangan tunjukkan bahwa andapun punya kencan dengan yang lainnya.
10. Hindari Pembicaraan tentang politik serta topik lain yang kontroversial bagi dia. Nggak lucukan? Gara gara bicara politik yang tidak sependapat akhirnya malah menciptakan anda memiliki musuh baru.
11. Pemberian Gift atau buah tangan yang biasanya dapat membuat dia terpesona
12. Tunjukkan Anda serius dan menghargai kencan pertama ini. Walaupun pada akhirnya anda tidak ingin bertemu lagi,karena lawan kencan anda ternyata tidak sesuai dengan yang anda bayangkan
Itulah beberapa Tips umum dalam berkencan yang bisa anda lakukan,tapi jika anda punya cara sendiri, kenapa tidak?
Selamat mencoba


Read More......

Tips mencari jodoh

Tips dari Bapak dr. Nurcahyo Adikusumo dalam acara Titik Terang ANTV dalam mencari jodoh antara lain:
1. Jika kita ingin mendapatkan jodoh maka kita harus berkosentrasi bukan kepada mana yang harus dipilih tapi kosentrasi dengan melakukan perubahan diri ke arah yang lebih baik.
2. Jangan pernah mengharapkan seseorang untuk jadi seperti yang kita harapkan tapi lebih melihat bagaimana kita menempatkan diri kita terhadap orang lain.
3. Jika belum memiliki pasangan hidup kita tetap harus memposisikan untuk siap dan berani menanggung segala resikonya dalam membina rumah tangga.

4. Jangan jadikan traumatik masa lalu sebagai patokan sehingga tidak memberikan solusi ke arah yang lebih baik.
5. Carilah soulmate sebanyak-banyaknya agar silaturrahim nya baik.
6. Jangan pernah menilai, memberi label, dan kesimpulan kepada seseorang karena jodoh atas ridho Tuhan semata,manusia hanya wajib berikhtiar tapi Tuhan yang menentukan segalanya.
7. Tidak perlu mengkhawatirkan usia, di usia berapapun menikah baik jika kita mau mempertanggung jawabkan pernikahan kita terhadap Tuhan dan pasangan.
8. Teruslah berdoa karena doa merupakan proposal kita terhadap Tuhan, jangan pernah berprasangka buruk terhadap Tuhan....
Bagaimana konsep jodoh?
1. Konsep jodoh adalah soulmate atau belahan jiwa.
2. Banyak orang sering melupakan konsep jodoh yaitu melakukan perubahan dan saat menerima perubahan.
3. Pada saat mencari jodoh sering melihat secara fisik saja, sehingga tidak mendorong seseorang mencari pasangan hidup sesuai dengan apa yang diidamkan.
4. Orang menikah sebaiknya terkonsep bukan sekedar mencari keturunan semata tapi lebih untuk meningkatkan amal ibadah.
Ketika ALLAH menentukan jodoh manusia, apakah si A harus berjodoh dengan si B / apakah kita sendiri yang menentukan pilihannya?
1. Perkawinan terjadi bila ada komitmen antara Yang Di Atas, dirinya dan pasangannya.
2. Kalo soulmate belum terjadi komitmen besar.
3. Persoalannya adalah seringkali orang tidak melihat apakah soulmate ini merupakan kehendak ALLAH atau kehendak sendiri.
4. Persoalannya lebih sejauh kepada sejauh mana berdoa kita dalam berbagi dengan soulmate.
5. Jadi penilaiannya adalah jangan ambil keputusan bila belum mendapat ridho ALLAH
Apa yang menjadi penyebab wanita terlambat memperoleh jodoh?
1. Bisa traumatik masa lalu sehingga takut melangkah ke masa depan.
2. Wanita cerdas dan pintar mampu mengambil keputusan untuk menikah bukan karena umur tetapi lebih mewaspadai apa yang harus dilakukan dalam satu komitmen diri.
3. Kadang - kadang kemungkinan orang ragu pilihan sendiri bila ada yang lebih baik / ganteng / lebih superior dari dia nya sendiri.
Bagaimana bila jodoh tak kunjung datang?
1. Kita ambil hak prerogatif ALLAH dari keputusan apa pun.
2. Gagal mungkin jalan yang terbaik untuk diri kita sendiri.
3. Banyak orang yang berandai - andai daripada ketimbang memberi keputusan matang terlebih dahulu.
4. Seharusnya tetap optimis dan tidak putus asa.
SEMOGA BERMANFA'AT,
TUHAN MEMBERKATI



Read More......

Tuesday, August 5, 2008

10 Anggapan Salah Tentang Penyakit Mata

Banyak mitos menyesatkan tentang penyakit mata yang tak jarang menjerumuskan pasien. Mengobati sendiri penyakit mata tak selalu aman dan perlu diwaspadai, karena tidak semua kelainan dan penyakit mata sama obatnya.
1. Penyakit mata merah disebabkan oleh debu.
Tidak selalu benar. Lebih sering mata merah disebabkan oleh bibit penyakit. Kita mencurigai mata merah sebagai infeksi jika terjadi dalam musim-musim tertentu dimana banyak orang yang terkena mata merah. Bisa jadi sudah terjadi wabah mata merah di suatu kota atau wilayah.
Namun, bisa juga mata merah disebabkan oleh debu. Debu, pasir, kotoran, sabun mandi, dapat menimbulkan mata merah. Namun perlu dibedakan dengan mata merah sebab infeksi.
Pada mata merah infeksi, selain gatal, rasa tidak enak mengganjal seperti ada pasir, banyak mengeluarkan airmata, dan merahnya mata semakin hari semakin bertambah. Mungkin disertai pembengkakan kelopak mata, dan waktu bangun tidur mata rapat, banyak kotoran mata (belekan).
Mata merah sebab debu biasanya tidak belekan, jarang membengkak, dan merahnya semakin hari cenderung semakin pudar dan bisa mereda sendiri. Mata merah infeksi sukar menyembuh sendiri tanpa obat. Penyakit infeksi mata bisa saja tidak harus menimbulkan mata merah. Orang-orang menyebutnya penyakit infeksi mata putih. Yang merah bagian dalam kelopak matanya (conjunctiva palpebra), bukan putih matanya. Penyebabnya juga infeksi bibit pernyakit, mulai dari virus, kuman, sampai jamur.
2. Bintitan sebab sering mengintip.
Tidak benar. Bukan sebab sering mengintip orang jadi bintitan. Ini juga tergolong infeksi mata. Bedanya dengan penyakit mata merah, bibit penyakitnya bersarang bukan di bola mata atau selaput lendir kelopak mata, melainkan di kelenjar-kelenjar yang ada di kelopak mata.
Kita tahu di kelopak mata terdapat beberapa kelenjar, seperti kelenjar airmata, kelenjar minyak pembasah bulu mata. Jika kelenjar ini dimasuki bibit penyakit, maka akan terbentuk bisul. Bisul kelenjar ini yang menimbulkan penyakit bintit (hordeolum).
Bintit tidak boleh dibiarkan berlama-lama tanpa pengobatan. Kenapa? Oleh karena jika bisulnya sudah telanjur membatu, sukar mengempis kembali kendati diobati. Terlambat mengobati bintit, memerlukan tindakan operasi untuk membuang batu bisulnya.
3. Penyakit rabun jauh dapat diobati dengan banyak makan wortel.
Salah. Kita tahu, penyakit rabun jauh disebabkan oleh tidak tepatnya bayangan jatuh pada retina (layar bola mata). Pada kelainan mata myopia begini, bayangan yang kita lihat jatuhnya di depan retina. Keadaan ini dapat disebabkan oleh kelainan kornea (hitam mata), gangguan lensa, atau sumbu bola mata.
Bola mata yang kelewat besar (seperti anak-anak sekarang), menjadikan sumbu bola mata lebih panjang dari normal. Itu yang membuat bayangan yang kita lihat selalu jatuh di depan retina, sehingga bayangan tidak tampak jelas, melainkan samar-samar ketika sedang melihat jauh. Tidak soal ketika melihat dekat.
Wortel dan sumber vitamin A lainnya bermanfaat untuk sel-sel di layar retina (bagian belakang bola mata), tempat bayangan yang kita lihat ditangkap lalu dikirimkan ke otak untuk ditafsirkan.
Sel-sel retina, selain untuk menangkap penglihatan terang-gelap, juga untuk warna. Jika penyebab kelainan mata adalah gangguan sel-sel saraf retina, masuk akal wortel bisa membantu. Namun, rabun jauh lebih sering disebabkan oleh berubahnya sumbu bola mata. Sebagian sebab keturunan.
Kelainan sumbu bola mata hanya mungkin dinormalkan dengan mengoreksi sumbu bola mata yang kelewat panjang, agar bayangan tepat jatuh di retina.
Caranya dengan memberi lensa pembantu (lensa minus) sebesar yang memberikan hasil bayangan yang kita lihat menjadi tepat jatuh di retina. Semakin terlalu panjang sumbu bola mata, sehingga semakin jauh bayangan jatuhnya di depan retina, semakin besar minus lensa bantuan yang perlu diberikan.
4. Tidak semua orang dalam hidupnya perlu berkacamata.
Juga tidak benar. Orang yang matanya sehat dan normal pun setelah berumur lewat 40 tahun, akan memerlukan kacamata baca untuk rabun dekat (presbyopia). Rabun dekat bukan penyakit, melainkan bagian dari proses menua. Suka tidak suka, setiap orang akan mengalami rabun dekat. Untuk itu perlu dibantu dengan kacamata baca (lensa positif). Semakin bertambah tua, semakin besar kacamata baca yang diperlukan, agar pada jarak baca sehat (33 cm) orang bisa jelas membaca.
Pada orang dengan mata sakit, mungkin sudah sejak kecil memerlukan kacamata. Mata minus keturunan umumnya sudah dialami sejak masih sekolah dasar. Kasus ini tidak bisa diobati tanpa kacamata. Jika myopia dibiarkan, minusnya akan cepat bertambah. Penyakit mata rabun jauh myopia tidak bisa berkurang, apalagi kembali seperti mata normal lagi, kendati sudah memakai kacamata.
5. Rabun senja dapat dikoreksi dengan memakai kacamata.
Keliru. Penyakit rabun senja, yaitu mereka yang terganggu melihat gelap (setelah matahari terbenam), tidak bisa dikoreksi dengan kacamata. Penyakit rabun senja terjadi jika sel-sel saraf pembeda terang-gelap di retina terganggu. Ini umumnya terjadi sebab kekurangan vitamin A untuk waktu lama. Anak kurang gizi, yang umumnya kurang makan sumber vitamin A yang yang banyak dalam ikan, susu, sayur-mayur, dan buah, banyak mengidap rabun senja. Maka, cara koreksinya bukan dengan kacamata, melainkan dengan memberi ekstra vitamin A dosis tinggi.
6. Mata buta sebab dibawa sejak lahir.
Tidak selalu. Hanya sedikit kelainan mata yang berakibat kebutaan yang dibawa sejak lahir. Penyakit yang diidap ibu selama hamil ada beberapa yang bisa mengganggu mata, seperti toxoplasma. Namun, kebutaan lebih banyak disebabkan oleh kekurangan vitamin A, glaucoma, dan katarak.
Di Indonesia, angka kebutaan sebab kekurangan vitamin A masih banyak. Jika rabun senja sebagai gejala awal kekurangan vitamin A dibiarkan tanpa koreksi dengan memberi vitamin A dosis tinggi, kerusakan mata akan berlanjut. Tampak bercak putih pualam pada putih mata (bitot spot), yang jika masih tidak dikoreksi juga, akan merusak bola mata, menjadi bisul di putih mata, dan akhirnya bola mata akan mengempis, lalu menciut. Pada stadium lanjut ini, mata sudah tak mungkin diselamatkan lagi, dan akhirnya buta sama sekali.
7. Obat tetes mata bisa untuk mengobati semua mata merah.
Tidak benar. Ada banyak jenis obat tetes mata. Kita mengenal obat tetes mata merah yang disebabkan oleh infeksi. Jenis ini bukan yang dijual di warung-warung. Mata merah sebab infeksi tidak bisa disembuhkan dengan obat tetes warung. Bahkan, memakai obat tetes warung malah bisa membuat penyakit mata merah bertambah parah, alih-alih menyembuh.
Obat tetes mata untuk infeksi mata juga dibedakan pula, ada yang untuk kuman, ada pula untuk virus, jamur, dan jenis infeksi mata yang tanpa luka (tukak) mata. Pada kasus infeksi mata tanpa luka, boleh diberikan tetes mata yang ditambahkan obat corticostreroid sebagai antiradangnya, namun tidak untuk kasus yang ada luka atau tukaknya.
Sudah disebut di atas, mata merah sendiri bukan melulu disebabkan oleh infeksi. Bisa juga sebab debu atau alergi, dan sebab penyakit mata glaucoma. Pada penyakit ini, tekanan bola mata meninggi, dengan salah satu gejalanya mata merah.
Sudah barang tentu, mata merah sebab glaucoma tidak mempan diobati dengan tetes mata infeksi atau tetes mata yang dibeli di warung, melainkan harus dengan obat khusus penurun tekanan bola mata. Membiarkan glaucoma berkepanjangan bisa berakhir dengan kebutaan.
Mata merah sebab virus herpes tak mempan diobati dengan tetes mata biasa, melainkan dengan tetes mata antivirus. Demikian pula jika mata merah sebab alergi, yang hanya mereda jika diobati dengan tetes mata yang mengandung obat antialergi.
Apa makna semua itu? Tidak semua mata merah boleh sembarang diberi tetes mata. Selain tidak selalu berhasil menyembuhkan,
ada bahaya terselubung jika memakai sendiri obat tetes mata secara serampangan. Melihat mata merah tetangga, lalu berniat baik langsung memberikan obat tetes mata bekas ketika pernah sakit mata merah. Ini tidak arif. Niat baik bisa berujung petaka kalau berakibat buruk. Dan ingat, obat tetes mata yang masih tersisa untuk infeksi sebaiknya tidak dipakai lagi. Selain mungkin sudah tidak ampuh, berubah kepekatannya, obat mungkin sudah tercemar bibit penyakit dari mata saat memakainya.
8. Penyakit mata glaucoma disebabkan oleh tekanan darah tinggi.
Salah. Penyakit glaucoma disebabkan oleh meningkatnya tekanan di dalam bola mata. Penyebabnya banyak. Ada yang turunan, sehingga sistem saluran cairan mata di dalam bola mata tersumbat, atau menyempit.
Yang bukan turunan bisa disebabkan oleh gangguan lensa, katarak yang sudah matang atau pecah, pasca-bedah mata, penyakit pada bagian dalam bola mata (iris mata), yang berakibat terganggunya sistem aliran cairan mata, dan berakhir dengan meningginya tekanan bola mata.
Meningginya tekanan bola mata tidak ada hubungannya dengan tekanan darah tinggi. Orang yang darah tinggi tidak harus tekanan bola matanya juga tinggi. Sebaliknya, orang yang darah rendah belum tentu tidak glaucoma.
9. Katarak hanya pada orang berusia lanjut.
Tidak selalu benar. Memang lebih banyak katarak terjadi pada usia lanjut, sebagai bagian dari proses menua. Namun, usia bayi pun bisa katarak juga. Katarak sejak lahir dibawa bayi sejak dalam kandungan mula. Jenis katarak bayi berbeda dengan katarak dewasa dan usia lanjut.
Katarak sebagai komplikasi penyakit lain bisa diderita sebelum usia lanjut, termasuk komplikasi kencing manis, akibat radiasi, cahaya matahari, atau kerusakan lensa mata oleh radikal bebas, yang akan terjadi jauh hari sebelum usia lanjut.
10. Mata bayi baru lahir tak mungkin tertular penyakit kelamin ibunya.
Salah. Justru perlu diwaspadai jika ibu melahirkan bayi sebelum keputihannya disembuhkan. Sebab, bisa jadi keputihannya disebabkan oleh penyakit kelamin kencing nanah (gonorrhoea). Mata bayi bisa tertular kencing nanah pada saat persalinan berlangsung. Seminggu setelah lahir, mata bayi membengkak, lengket penuh nanah, dan meradang, tanda tertular kencing nanah dari kemaluan ibunya.
Selain kencing nanah, ibu juga bisa keputihan oleh bibit penyakit lain. Itu sebab setiap bayi baru lahir secara rutin diberi tetes mata antibiotika, untuk jaga-jaga kalau-kalau matanya tercemar bibit penyakit dari jalan lahir ibu.
Sumber : Nova




Read More......