(By Kendrick Sumolang)
Pagi ini, 18 Agustus 2007 aku menerima sms dari seorang teman baikku. Seorang wanita. SMS tersebut menyebutkan bahwa dia menyukai seorang pria yang wajahnya cukup di kenal di televisi belakangan ini. Kebetulan aku cukup kenal kenal dengan presenter muda berbakat itu dan kami sesekali SMS-an saling menanyakan kabar masing-masing.
Kepada temanku itu aku berkata, "Sangat manusiawi hehehe ... Tetapi dia sudah punya kekasih. Kalaupun belum kamu mesti bersaing dengan ratusan wanita yang mungkin memiliki rasa yang sama. Coba aja.."
Sejujurnya, aku sudah sering mendengar teman-teman wanitaku sharing dia menyukai pria ini, pria itu dan entah siapa lagi selanjutnya. Bahkan aku pernah membaca blog seorang wanita yang aku kenal baik, di dalamnya ia menulis bagaimana ia suka dengan seorang pria dan sangat berharap dapat menjadi kekasihnya. Ia merindukan sang arjuna yang belum tentu tahu apa yang ia rasakan. Bagai pungguk merindukan bulan. Kasihan ...
Di usiaku yang sudah menginjak 28 tahun, tentunya aku memiliki banyak teman pria dan wanita yang sebaya denganku. Kalaupun di bawah atau di atas, usianya tidak jauh-jauh dari angka tersebut.
Aku coba untuk merenung, kenapa beberapa bahkan mungkin banyak teman wanitaku atau lebih tepatnya para wanita belum menemukan seorang pria yang bakal menjadi pasangan hidupnya. Padahal setahuku, bagaimanapun minus-nya seorang wanita (kalau ia menganggap dirinya demikian), paling tidak pernah satu kali "ditembak" pria, dengan kalimat ini, "Aku menyukaimu" atau "Bersediakah engkau menjalani hubungan yang lebih serius denganku?".
Kenapa aku bisa begitu yakin? Mari aku ceritakan:
Selama 5 tahun lebih aku bekerja di sebuah rumah produksi yang menayangkan acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak kisah nyata mirip Cinderella yang aku temukan. Ini benar-benar nyata! So rea! Bukan sinetron, bukan film.
Sebut saja Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki "si buruk rupa" dengan bentuk tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi roda, namun menemukan "pangeran" yang baik hati berdarah Inggris. Pria ini begitu setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarinya berenang. Hari ini mungkin mereka sudah menikah.
Ada juga Indrawati, manusia terpendek Indonesia yang pernah masuk MURI karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan sangat mencintainya dengan sepenuh hati.
Di Bandung, kami juga memiliki narasumber si pelukis Patricia Saerang, seorang yang melukis dengan kakinya atau mulutnya karena tidak memiliki tangan. Namun menemukan pria berdarah Eropa yang sangat mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia.
Jadi, kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan diatas, bagaimana mungkin kalau teman-teman wanita ku itu belum bisa menemukan "sang pangeran cinta" ? Busyett! Kalau mau banding-bandingan, teman-teman wanitaku itu tergolong wanita yang cantik, dengan fisik yang nyaris sempurna dan memiliki pekerjaan yang bagus. Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya:
Ternyata banyak wanita tidak tahu kuncinya. Untuk membuka baut ukuran 12, kita harus menggunakan kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama, 12. Sebut saja hal apa lagi yang lain sebagai perumpamaan. Dari zaman Adam dan Hawa sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak memulai terlebih dahulu dalam hal cinta.
Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan mengejar-ngejar pria. Karena wanita memang tidak di desain untuk itu. Perihal ada budaya di daerah tertentu dimana pria di lamar oleh wanita, aku sangat tidak berminat membahasnya. Dan sampai hari aku masih menganggapnya sebuah keanehan. Aneh! Namun aku menghormatinya.
Aku suka kata-kata ini: Cowok menang milih, cewek menang nolak! Kedengarannya win-win solution. Ya - bisa begitu. Cowok memang bisa memilih wanita mana saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita mana saja yang hatinya memang "jatuh". Toh, sampai hari ini jumlah cewek di dunia ini jauh lebih banyak dari cowok.
Di Batam, para wanita bahkan sering bertengkar memperebutkan pria, karena komposisi antara wanita dan pria di kota ini memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhh lebih banyak dari pria.
Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua, pertama: mencoba lagi untuk kedua, ketiga, keempat, atau kesekian kalinya atau kedua, tidak melanjutkan dan berkelana mencari yang lain lagi. Toh, jumlah wanita jauh lebih banyak dari pria. Dan harga diri seorang pria tidak akan turun dan tercabik-cabik hanya karena cintanya ditolak. Karena pria seorang pejuang sejati, dia pasti akan mencoba dan mencoba lagi. Sampai dapat! "Emang cewek elo doang?" . Pikiran seperti itu ada kadang di sana .
Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak hehhee .. Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu.
Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang. Menang! Cowok menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita yang mencoba untuk merubahnya menjadi: Cewek menang milih. Jadi kalau cewek menang milih maka berarti cowok menang nolak!
Bagi para cowok, kalau ditolak adalah hal yang biasa. Memang sedih untuk sesaat. Tapi tidak untuk meratapinya. Lagipula cowok didesain lebih banyak "bermain" pikiran, daripada perasaan. Masalahnya, apakah para cewek siap kalau ditolak cowok setelah "menang" milih cowok yang mana aja?
Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para wanita, khususnya.
Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui sangat bahagia. Pertama adalah ibuku sendiri. Ya, mama. Ibuku melepaskan masa gadisnya ketika usianya 23 tahun, dilamar ayahku, seorang pria tampan berumur 32 tahun dengan tubuh proposional.
Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku benar-benar jatuh cinta kepadanya. Padahal saat itu, seorang wanita sedang tergila-gila kepadanya dan menjadi begitu agresif. Ia ingin memiliki ayahku. Tetapi sebenarnya pria tidak bisa berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku tidak mencintainya. Namun wanita itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus selalu memulai dan tidak bisa didahului seperti itu. Kepada ibukulah, ayahku jatuh cinta. Mereka menikah pada tahun 1978. Ayahku berkali-kali jatuh cinta dengan wanita yang sama, yaitu ibuku.
Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan perkawinan mereka bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah wanita yang paling bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai dan diperlakukan bak ratu.
Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis itu. Di usianya yang 26 tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan telah setia menunggunya selama 6 tahun, menyatakan keinginannya untuk menghabiskan waktunya nanti bersamanya. Meskipun enam tahun yang lalu, adikku tidak meresponinya, namun akhirnya ia luluh juga. Kali ini adikku tahu kuncinya: bahwa wanita didesain untuk DICINTAI dan bukan memulai untuk mencintai.
Sebelumnya, aku tahu adikku berharap dapat menjalani hubungan dengan seorang pria gagah dari angkatan laut. Namun pria itu ternyata tidak sepenuh hati mencintainya. Ia sadar, bahwa ia harus melupakan pria itu dan memberi kesempatan untuk yang lain. Hari ini adikku, diperlakukan bak ratu oleh kekasihnya. Begitu dicintai, dilindungi, diperhatikan dan hubungan mereka semakin menunjukkan kualitas yang semakin baik, hari ke hari.
Aku pikir, adikku wanita yang paling bahagia saat ini. Karena seorang pria datang kepadanya dan mencintainya dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa.
Sebaliknya, aku menemukan ada wanita yang memulai terlebih dahulu, begitu agresif dan sangat mencintai seorang pria dan akhirnya memang mendapatkannya dan bahkan menikah dengannya. Namun sayang, sesungguhnya dia tidak pernah mendapatkan cinta dari suaminya. Karena suaminya punya cinta yang lain. Dan wanita itu harus membayar harganya. Sangat mahal. Ia harus berkorban selama perkawinannya berlangsung. Ia harus berkorban materi yang terus-menerus dan yang paling menyedihkan selalu korban perasaan.
Padahal bukankah seharusnya suaminya yang memenuhi kebutuhan materinya? Muka mereka menjadi begitu kusut dan tubuh mereka menjadi begitu kering. Karena tidak 'disirami' cinta suaminya. Karena sekali lagi, suaminya punya cinta yang lain.
Para wanita, daripada engkau mencintai pria yang tidak mencintaimu, atau hanya sekedar berpura-pura mencintaimu, mengapa engkau tidak belajar mencintai pria yang sangat mencintaimu dan memperlakukanmu dengan begitu berharga? Mungkin awalnya engkau tidak begitu menyukainya. Namun jika mengingat bahwa ia begitu mencintaimu, mengapa wanita tidak mencoba untuk BELAJAR mencintainya dan memberinya kesempatan.
Percayalah bahwa dalam kamus pria tidak ada istilah BELAJAR mencintai. Mau wanita yang ditujunya seperti apa, mau gemuk, mau pendek, mau rada tulalit atau sebut saja kekurangan lainnya, percayalah bahwa pria adalah makhluk yang jatuh cinta, bukan belajar untuk mencintai. Tetapi, wanita bisa BELAJAR mencintai.
Tatkala melihat kegigihan seorang pria yang tidak pernah berhenti menaklukkan hatinya, tatkala melihat pengorbanan, perhatian dan kasih sayang yang diberikan, aku mendengar banyak kesaksian akhirnya wanita menyerah.
Berdasarkan apa yang aku lihat, bahkan aku mengadakan riset untuk hal ini, wanita yang bijak adalah wanita yang jatuh cinta dengan pria yang terlebih dahulu jatuh cinta kepadanya. Bukan jatuh cinta dengan pria yang pura-pura jatuh cintanya kepadanya.
Bagi pria, Anda dilarang untuk berpura-pura jatuh cinta. Karena setelah engkau menjalaninya, lama-lama pura-pura itu akan hilang dan engkau pasti akan berkelana mencari cinta yang lain. Bukan yang pura-pura. Karena bagaimanapun engkau tidak bisa membohongi dirimu sendiri.
Kalau aku mencoba untuk pura-pura mencintai wanita yang pernah sangat mencintaiku, mungkin hari ini aku sudah memiliki anak dengannya dan sudah menjadi orang kaya secara materi. Tetapi aku pasti membuatnya menderita karena kepura-puraan itu. Aku akan berkelana mencari cinta yang lain. Dan itu sangat menyakitkan. Karena hubungan itu sudah sampai kepada pernikahan, mau tidak mau kita harus tetap meneruskannya, kalau tidak mau anak-anak yang menjadi korban perceraian. Namun harganya terlalu mahal untuk dibayar.
Para pria tidak dibenarkan untuk menjadi begitu brengsek dan memanfaatkan wanita yang jatuh cinta kepadanya, sementara itu sendiri punya cinta yang lain. Para pria tidak dibenarkan menjadi begitu bejat untuk memanfaatkan
uang, fasilitas dan materi yang diberikan oleh wanita yang mencintainya, dengan harapan bisa mendapatkan cinta sang pria. Itu pria yang licik dan pengecut.
Untuk para wanita, mungkin kalian gelisah di usia yang hampir menginjak kepala tiga belum menemukan pasangan sejati. Mungkin ia sudah datang, tetapi Anda datang, tetapi Anda menolaknya. Karena memang anda didesain untuk "menang nolak".
Tetapi mungkin saja anda lupa kuncinya. Kuncinya adalah anda sebaiknya jangan memulai terlebih dahulu dan kalau sulit menjangkaunya, anda menjadi begitu agresif. Anda harus tahu kuncinya bahwa anda didesain untuk dicintai dan diperlakukan bak ratu. Bukan menjadi seorang yang mengejar-ngejar pria.
Berulang kali kukatakan kepada teman-teman wanitaku. "Kalau ada seorang pria yang datang kepada kalian dan menyatakan cintanya, berpikirlah dua kali untuk menolaknya." Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.
Aku tidak menyarankan kalian untuk terburu-buru menjawab, "Ya". Aku hanya mengatakan, "Berpikir dua kali terlebih dahulu untuk menolaknya." Siapa tahu, ini cinta sejatimu?
Wanita, anda begitu berharga. Ciptaan terindah. Anda ditentukan untuk begitu dicintai, dikagumi, dilindungi, dikasihi, diperhatikan, diayomi dan aku tidak tahu harus menyebutnya apa lagi .. ; Kalian ditentukan untuk diperlakukan bak ratu setiap hari.
Karena manusia ditentukan untuk hidup berpasang-pasangan, hai para wanita, bersiap-siaplah seorang pangeran cinta datang kepadamu, menyatakan betapa ia ingin menghabiskan waktunya bersamamu, dan memberikan seluruh cintanya kepadamu. Namun, ketika pangeran cinta itu datang, apakah engkau akan langsung menolaknya? Atau "berpikirlah dua kali untuk berkata 'tidak'", karena siapa tahu ini orang yang akan memperlakukanmu bak ratu. Tidak peduli bentuk fisikmu, tidak peduli tingkat pendidikanmu bahkan tidak peduli masa lalumu. Ia akan datang dengan kata-kata ini, "Aku mencintaimu walaupun - ."
Tulisan ini aku dedikasikan untuk para wanita - Ciptaan Terindah
Sunday, August 3, 2008
PERSEMBAHANKU UNTUK WANITA
Menguji Pasangan kita
Pertanda 1
Rahasia sepasang kekasih agar bisa memiliki umur hubungan yang panjang
adalah adanya
saling berbagi. Anda dan dia selalu bisa saling membantu, entah itu
pekerjaan sepele atau
besar.Paling penting adalah Anda berdua selalu bisa menikmati segala aspek
kehidupan secara bersama sama. Dan semuanya terasa amat menyenangkan
meskipun tanpa harus melibatkan orang lain. Nah, apakah Anda sudah merasakan
hal tersebut? Jika ya, selamat berarti ada harapan bahwa dia adalah calon
pendamping hidup Anda!
Pertanda 2
Salah satu kriteria yang menentukan cocok tidaknya dia itu jodoh Anda atau
bukan adalah
kemampuannya bersikap santai di depan Anda.
Coba sekarang perhatikan, apakah gerak geriknya, caranya berpakaian, gaya
rambutnya, caranya berbicara serta tertawanya mengesankan apa adanya? Apakah
setiap ucapannya selalu tampak spontan dan tidak dibuat buat ? Jika tidak,
(maaf)
kemungkinan besar dia bukan jodoh Anda.
Pertanda 3
Adanya kontak bathin membuat hati Anda berdua bisa selalu saling tahu. Dan
bila Anda atau si dia bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi serta
perasaanya satu sama lainnya pada situasi tertentu. Selamat! Mungkin
sebenarnya dialah belahan jiwa Anda yang tersimpan...
Pertanda 4
Bersamanya bisa membuat perasaan Anda menjadi santai, nyaman tanpa perasaan
tertekan.
Berjam jam bersamanya, setiap waktu dan setiap hari tak membuat Anda merasa
bosan.. Ini bisa sebagai pertanda bahwa Anda berdua kelak bisa saling
terikat.
Pertanda 5
Dia selalu ada untuk Anda dalam situasi apapun.
Dan dia selalu bisa memahami cuaca dalam hati Anda baik dalam suka dan duka.
Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang surut
saat bersama. Sekarang, ingat ingat kembali. Apakah dia orang pertama yang
datang memberi bantuan tatkala Anda dirundung musibah? Dia selalu paham saat
PMS Anda datang menyerang? Dia tau keadaan waktu anda sakit.........Jika ya,
tak salah lagi. Dialah orangnya...
Pertanda 6
Dia tak terlalu peduli dengan masa lalu keluarga Anda, dia tak peduli dengan
masa lalu Anda saat bersama kekasih terdahulu. Dia juga tak malu malu
menceritakan masa lalunya.. Nah, kalau begitu ini bisa berarti dia sudah
siap menerima Anda apa adanya..
Pertanda 7
Setiap orang pasti memiliki kekurangan, dan Anda tak malu malu
memperlihatkannya pada si dia.
Bahkan pada saat Anda tampil 'buruk' di depannya sekalipun, misalnya saat
Anda bangun tidur atau saat Anda sakit dan tak mandi selama dua hari.
Pertanda 8
Bila Anda merasa rahasia Anda bisa lebih aman di tangannya daripada di
tangan sahabat sahabat Anda. Atau Anda merasa sudah tak bisa lagi menyimpan
rahasia apapun darinya, maka berbahagialah! Karena ini bisa berarti pasangan
sejati telah Anda temukan
"LOVE DOESN'T NEED A REASON"
Lady : Why do you like me..? Why do you love me?
Man : I can't tell the reason.. but I really like you..
Lady : You can't even tell me the reason... how can you say you like me? How can you say you love me?
Man : I really don't know the reason, but I can prove that I love you.
Lady : Proof? No! I want you to tell me the reason. My friend's boyfriend can tell her why he loves her but not you!
Man : Ok..ok!!! Erm... because you are beautiful, because your voice is sweet, because you are caring, because you are loving, because you are thoughtful, because of your smile, because of your every movements.
The lady felt very satisfied with the man's answer. Unfortunately, a few days later, the Lady met with an accident and became comma. The Guy then placed a letter by her side, and here is the content:
Darling,
Because of your sweet voice that I love you... Now can you talk? No! Therefore I cannot love you.
Because of your care and concern that I like you.. Now that you cannot show them, therefore I cannot love you.
Because of your smile, because of your every movements that I love you.. Now can you smile? Now can you move? No, therefore I cannot love you...
If love needs a reason, like now, there is no reason for me to love you anymore.
Do love need a reason? NO!
Therefore, I still love you... And love doesn't need a reason.
" Sometimes the best and the most beautiful things in the world cannot be seen, cannot be touched, but can be felt in the heart
Kisah Sepotong Celana
Ada seorang pria karena hendak menghadiri reuni teman-teman SD-nya, maka pada
keesokan harinya dia khusus pergi ke toko membeli sepotong celana panjang baru
dan cukup mahal harganya.
Sesampai di rumah dia mencoba memakai celana barunya itu sekali lagi, dan
menemukan kalau celana yang baru saja dibelinya itu kepanjangan 10 cm, dia lalu
meminta tolong kepada ibunya untuk memperbaiki. Sang Ibu mengatakan bahwa dia
sedang tidak enak badan, sehingga ingin istirahat lebih awal. Jadi malam ini
sang Ibu tidak bisa memperbaiki celana itu, kemudian dia mencari istrinya untuk
meminta tolong memperbaiki celana barunya. Istrinya bilang bahwa dia masih
punya banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan malam ini, sehingga tidak
ada waktu untuk memperbaiki celana itu. Si pria itu tidak putus asa dan mencari
anak perempuannya untuk minta tolong, ternyata anaknya berkata bahwa malam ini
sudah mempunyai janji dengan teman prianya untuk pergi ke pesta, jadi malam ini
tidak bisa memperbaiki.
Akhirnya si pria ini berpikir kalau memang demikian besok dia akan memakai
celana panjang yang lama saja untuk hadir di reuni itu.
Malam itu ibu si pria itu berpikir, "Anakku itu biasanya sangat berbakti
kepadaku, apabila dia minta tolong, maka tidaklah baik jika ditolak."
Maka si Ibu itu bangun dan memperbaiki celana anaknya, kemudian celana itu
dipotongnya sepanjang 10 cm.
Setelah agak malaman, si istri pria itu, telah menyelesaikan semua pekerjaan
rumahnya dan berpikir,"Suamiku ini biasanya sangat sabar, hari ini karena
dia tidak bisa menjahit barulah meminta tolong, karena itu tidaklah baik kalau
sampai ditolak." Maka sang istri memperbaiki celana itu dan dipotongnya
sepanjang 10 cm.
Ketika putri pria itu pulang dari pestanya, saat tiba dirumah tengah malam dia
berpikir, "Ayah tidak melarangku pergi pesta malam ini dengan teman
priaku, sudah seharusnya aku berterima kasih kepada ayah." Maka
dipotonglah celana ayahnya sepanjang 10 cm.
Keesokkan paginya ke 3 wanita ini masing-masing menceritakan kepada pria itu,
bahwa mereka telah memperbaiki celana barunya. Dengan terkejut dia mencoba
memakai celana panjang itu, dan ternyata memang sudah sangat kependekan. Lalu
bagaimana reaksinya?
Dia tertawa terbahak-bahak dan berkata,"Aku pasti akan memakai celana ini
untuk kuperlihatkan pada teman-teman sekolahku, memberitahu bahwa ibu, istri
dan anakku sangatlah memperhatikan diriku!"
Akhirnya teman-teman sekolahnya sepakat memuji keluarga si pria itu sebagai
keluarga yang harmonis, sang ibu, istri serta anaknya semua juga sangat
gembira.
Akan tetapi jika hal
ini terjadi pada anda, bagaimanakah reaksi anda?
Ketika hati ini sangat kecil, dunia juga akan berubah menjadi kecil, kecilnya
hingga mencemooh keindahan sehelai daun.
Ketika hati ini sedang kacau, jalannya berubah menjadi banyak , sehingga kita
tersesat di jalan-jalan itu… (The Epoch Times/lin)
Regards,
Theo
Jejak-Jejak Kaki
Sajak ini penulisnya adalah Margareth Fisher.
Behind the Foot Prints Story:
Tahukah anda cerita di balik terciptanya sajak "FOOTPRINTS". Sajak itu telah menyentuh hati jutaan orang di seluruh dunia. Namun tidak banyak orang mengetahui siapa pengarang sajak itu. Juga tidak banyak orang tahu apa latar belakang lahirnya sajak itu. Lebih-lebih lagi tidak banyak orang tahu bahwa sajak yang berjudul "Jejak" (aslinya : "Footprints") sebenarnya adalah buah pena masa berpacaran di suatu senja di tepi danau. Pengarang sajak itu adalah Margaret Fishback, seorang guru sekolah dasar Kristen untuk anak-anak Indian di Kanada. Margaret sangat pendek dan kecil untuk ukuran orang Kanada. Tinggi badannya hanya 147 cm. Tubuhnya ramping dan wajahnya halus seperti anak kecil. Karena itu walaupun ia sudah dewasa dan sudah menjadi ibu guru ia sering diberi karcis untuk anak-anak kalau berdiri di depan loket atau kalau naik bis.
Margaret dibesarkan dalam keluarga yang bersuasana hangat dan penuh kasih.
Namun ada beberapa peristiwa yang terasa pahit dalam kenangan masa kecilnya. Yang pertama adalah pengalamannya ketika ia menjadi murid kelas satu sekolah dasar. Ia mempunyai kenangan buruk tentang gurunya.
Margaret berlogat Jerman karena ayahnya berasal dari Jerman. Lalu tiap kali Margaret melafalkan sebuah kata Bahasa Inggris dengan logat Jerman, jari-jari tangannya langsung dipukul oleh gurunya dengan sebuah tongkat kayu. Tiap hari jari-jari tangan Margaret memar kemerah-merahan. "Jangan bicara dengan logat Jerman. Pakai logat yang betul, kalau tidak ... !"
Itulah ancaman dan amarah yang didengar Margaret setiap hari. Dan ia sungguh takut. "Tiap hari aku berangkat ke sekolah dihantui oleh rasa takut. Aku heran mengapa aku dimarahi. Apa salahku ? Apa salahnya orang berbicara dengan logat Jerman ? Baru kemudian hari aku tahu bahwa pada waktu itu sedang berlangsung Perang Dunia II, sehingga orang Jerman
dibenci di Amerika dan Kanada," ucap Margaret mengenang masa kecilnya.
Kenangan pahit lain yang diingat Margaret adalah tentang dua teman perempuannya
di kelasnya. "Aku akrab dengan semua teman dan mereka senang bermain dengan aku, kecuali dua orang teman perempuan yang kebetulan berbadan besar.
Kedua teman itu sering menjahati aku. Untung ada seorang teman laki-laki yang selalu melindungi aku. Namun pada suatu hari teman laki-laki itu tidak masuk ke sekolah. Lalu kedua teman perempuan yang berbadan besar itu menjatuhkan aku dan duduk di atas perutku sambil menggelitiki aku.
Aku kehabisan nafas. Untung tiba-tiba ada orang yang lewat sehingga aku dilepas. Langsung aku lari ketakutan sampai aku jatuh dan pingsan.
Selama beberapa hari aku terbaring sakit. Tetapi yang lebih parah lagi, selama beberapa bulan aku ketakutan," kenang Margaret. Juga tentang masa dewasanya Margaret mempunyai pengalaman yang menakutkan. Pada suatu siang yang bercuaca buruk, ketika ia sedang mengajar di kelas, tiba-tiba jendela terbuka dan petir menyambar sekujur tubuh Margaret. Ia jatuh terpental di lantai. Setelah dirawat di rumah sakit, ia tetap mengidap
penyakit yang tidak tersembuhkan. Urat syarafnya terganggu sehingga ia sering bergetar. Bukan mustahil semua pengalaman buruk itu turut mewarnai lahirnya sajak "Jejak" ini, yang dikarang oleh Margaret ketika ia sudah mempunyai tunangan yang bernama Paul. Hari itu Margaret dan Paul berangkat menuju suatu tempat perkemahan di utara Toronto untuk memimpin retret. Di tengah perjalanan, mereka melewati danau Echo yang indah.
"Mari kita jalan di pantai," usul Margaret.
Dengan semangat mereka melepaskan sepatu lalu berjalan bergandengan tangan di pantai pasir. Ketika mereka kembali dan berjalan ke arah mobil mereka, dengan jelas mereka mengenali dua pasang jejak kaki mereka dipasir pantai. Namun di tempat-tempat tertentu gelombang air telah menghapus satu pasang jejak itu. "Hai Paul, lihat, jejak kakiku hilang,"
seru Margaret.
"Itukah mungkin yang akan terjadi dalam impian pernikahan kita? Semua cita-cita kita mungkin akan lenyap disapu gelombang air," lirih Margaret.
"Jangan berpikir begitu," protes Paul.
"Aku malah melihat lambang yang indah. Setelah kita menikah, yang semula dua akan
menjadi satu. Lihat itu, di situ jejak kaki kita masih ada lengkap dua pasang."
Mereka berjalan terus. "Paul, lihat, di sini jejakku hilang lagi."
Paul menatap Margaret dengan tajam, "Margie jalan hidup kita dipelihara Tuhan. Pada saat yang susah, ketika kita sendiri tidak bisa berjalan, nanti Tuhan akan mengangkat kita. Seperti begini..."
Lalu Paul mengangkat Margaret yang bertubuh kecil dan ringan itu dan memutar-mutarnya.
Malam itu setibanya mereka di tempat retret, Margaret yang adalah pengarang kawakan menggoreskan pena dan menuangkan ilham pengalamannya tadi di pantai. Kalimat demi kalimat mengalir. Dicoretnya sebuah kalimat, diubahnya kalimat yang lain. Ia berpikir, menulis, termenung, mencoret, menulis lagi, termenung lagi, mencoret lagi... Seolah-olah
bermimpi, dalam imajinasinya ia merasa berjalan bersama dengan Tuhan Yesus di tepi pantai. Ketika berjalan kembali ia melihat dua pasang jejak kaki, satu pasang jejaknya sendiri dan satu pasang jejak Tuhan.
Tetapi... dan seterusnya. Margaret melihat lonceng. Pukul 3 pagi !
Cepat-cepat diselesaikannya tulisannya, lalu ia tidur. Keesokan harinya, begitu bangun, ia langsung membaca ulang tulisannya. Ah, belum ada judulnya. Margaret berpikir sejenak lalu membubuhkan judul "Aku Bermimpi". Ia mengubah beberapa kata dan kalimat. Dan lahirlah sajak yang sekarang kita kenal dengan judul "Jejak".
Pada hari itu juga dalam kebaktian, sajak itu dibacakan Paul. Paul berkata, "... ada saat di mana kita merasa seolah-olah Tuhan meninggalkan kita. Musibah menimpa kita dan jalan hidup kita begitu sulit.Kita bertanya mengapa Tuhan tidak menolong kita. Sebenarnya Tuhan
sedang menolong kita. Tuhan sedang mengangkat kita." Lalu Paul membacakan sajak karya Margaret :
One night I dreamed a dream. I was walking along the beach with my Lord.
Across the dark sky flashed scenes from my life.
For each scene, I noticed two sets of footprints in the sand, One belong to me and one to my Lord. When the last scene of my life shot before me, I looked back at the footprints in the sand.
There was only one set of footprints. I realized that this was the lowest and the saddest times of my life. This always bothered me and I questioned the Lord about my dilemma.
"Lord, You told me when I decided to follow, You would walk and talk with me all the way.
But I'm aware that during the most troublesome times of my life, There is only one set of footprints.
I just don't understand why, when I need You most, You leave me." He whispered, "My precious child, I love you and will never leave you never, ever, during your trials and testings.
When you saw only one set of footprints, It was then that I carried you."
Seluruh peserta retret duduk terpaku mendengarnya. Mereka termenung menyimak kedalaman arti yang terkandung sajak itu. Sekarang pun tiap orang termenung setiap kali membaca sajak itu. Sajak itu mengajak kita menelusuri perjalanan hidup kita. Dalam perjalanan itu telapak kaki kita dan telapak kaki Tuhan Yesus membekas bersebelahan. Tetapi pada saat-saat dimana musibah menimpa dan perjalanan menjadi sulit serta
berbahaya, ternyata yang tampak hanya telapak kaki Tuhan. Telapak kaki kita tidak tampak, padahal telapak kaki Tuhan membekas dengan jelas.
Mana telapak kaki kita ? Telapak kaki kita tidak ada, sebab pada saat-saat seperti itu kita sedang diangkat dan digendong Tuhan.
JeNNifer_Vw <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Jejak - Jejak Kaki
Suatu malam aku bermimpi, berjalan-jalan di sepanjang pantai
Bersama Tuhanku...
Melintas di langit gelap
babak-babak hidupku...
Pada setiap babak, aku melihat dua pasang jejak kaki,
yang sepasang milikku... dan yang lain milik Tuhanku...
Ketika babak terakhir terkilas dihadapanku,
aku menengok jejak-jejak kaki diatas pasir,
dan betapa terkejutnya diriku...
Kulihat bahwa acapkali disepanjang hidupku,
hanya ada sepasang kaki...
Aku sadar bahwa ini terjadi
justru saat hidupku berada pada saat yang paling menyedihkan....
Hal ini selalu menggangguku....
dan aku pun bertanya kepada Tuhan tentang dilemaku ini...
"...Tuhan, ketika aku mengambil keputusan
untuk mengikuti-Mu, Engkau berjanji akan
selalu berjalan dan bercakap-cakap denganku...... disepanjang jalan hidupku...
Namum ternyata dalam masa yang
paling sulit dalam hidupku, hanya ada sepasang jejak kaki...
Aku benar-benar tidak mengerti,
mengapa ketika aku sangat membutuhkan-Mu, Engkau meninggalkan aku..."
Ia menjawab dengan lembut,
"... Anak-Ku, Aku sangat mengasihimu
dan tidak akan pernah membiarkanmu
terutama sekali ketika pencobaan dan ujian datang,,,
Apabila engkau melihat hanya ada sepasang jejak kaki,
itu karena engkau berada dalam gendongan-Ku..."
Teman-teman... kejadian seperti ilustrasi diatas sangat sering terjadi dalam kehidupan kita, pada saat kita sedang mengalami suatu cobaan dan mempunyai pergumulan yang berat, kita seringkali merasa kalo Tuhan tidak ada disamping kita dan seakan-akan Tuhan jauh dan pergi meninggalkan kita, doa-doa kita yang seolah-olah tidak dijawab, doa-doa kita meminta yang terbaik tapi Tuhan malah menjawab dengan penderitaan dan ujian lagi.
Kita belajar dari ilustrasi diatas... bahwa di setiap langkah hidup kita dan yang terutama pada saat kita mengalami tekanan yang luar biasa...
Tuhan tidak pernah meninggalkan kita seperti janji firman Tuhan dalam :
Ibrani 13:5 "
"...Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau..."
dan apabila doa-doa kita dijawab dengan bertambahnya tekanan dan ujian, kita belajar bersyukur dan tetap mengasihi Tuhan apapun kondisinya, tidak hanya hal-hal yang baik yang kita terima, tapi kita juga harus mau menerima hal-hal buruk yang Tuhan ijinkan terjadi atas hidup kita (seperti kisah Ayub). Percaya penuh kepada Tuhan bahwa Tuhan pasti akan
menepati janjinya.. :
Roma 8:28
"... Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah..."
Ayat tersebut mengatakan "bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah" ingat akan firman Tuhan dalam :
Matius 22:14 "... sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih..."
Teman-teman... walaupun begitu dalam tekanan yang kita rasakan, tetaplah bertahan sampai pada akhirnya...
Yakobus 1 : 12
Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.
Tuhan Yesus mengasihi kita semua,,,
A m i n
Depression
How to win over depression?
8 Steps to Victory by Diane S. Dew © Copyright 1998
If you exercise the following options every time you get depressed, Satan's onslaughts will not affect you as much -- because he'd rather leave you alone than have you worshipping God, reading the Word of God, ministering to others, etc. Certainly you will grow stronger spiritually in the process, because you'll be exercising your spiritual muscles.
1. Worship God
Nothing puts everything into perspective like gazing upon the majesty of the Almighty. Make melody to God, or listen to some anointed music: that's what Saul did, when depressed: he called for David, the minstrel, and the anointing on David's music caused the evil spirit that depressed and harassed him to depart. As the psalmist said: "Magnify the Lord." When He is magnified, our perspective changes: Everything else seems smaller, less significant.
2. Read Scripture
The Word of God is powerful in changing our perspective on earthly things. It comforts us. "For whatsoever things were written aforetime were written for our learning, that we through patience and comfort of the scriptures might have hope." Rom 15:4 "This is my comfort in my affliction: for thy word hath quickened me." Psa 119:50 "Mine eyes fail for thy word, saying, When wilt thou comfort me?" Psa 119:81, 82
3. Pray. Express your feelings to God.
Prayer strengthens us (Psa 27:14; 138:3; Isa 30:15) and gives us peace (Phil 4:6, 7; Isa 26:3).
4. Find a place of service.
"Occupy till I come" (Luke 19:13) In other words: keep busy. As the saying goes, "Idleness is the devil's workshop." There used to be another old saying that went something like this: "I complained that I didn't have new shoes, till I saw someone with no feet." There's always someone worse off than we are. Focusing on others' needs will keep your eyes off your own problems.
5. Take control over your thoughts
"Set your affection on things above, not things on the earth" (Col 3:1) Realize that Jesus redeemed us entirely: spirit, soul and body. (Isaiah 53)
6. Keep filled with the Spirit
"Be filled [literally, be being filled] with the Spirit, speaking to yourselves in songs and hymns and spiritual songs, singing and making melody in your hearts to the Lord." (Eph 5:18)
7. Walk in the Spirit
Don't give the enemy a foothold. Confess any known sin. Avoid places or people that tend to bring you down.
8. Rest in the Lord
"Rest in the Lord & wait patiently for him" (Psa 37:7). "...and having done all, stand." (Eph 6) Worrying can't change the situation anyway. As the saying goes: "Let go and let God." Trust in His infinite wisdom, that he has everything under control. Even a sparrow doesn't fall to the ground without his notice, Jesus said. The very hairs of your head are numbered.
Depresi
Bagaimana untuk menang terhadap depresi,8 langkah untuk menang :
Bila Anda melakukan pilihan berikut tiap saat Anda merasakan tertekan, serangan hebat iblis tidak akan banyak berpengaruh, karena dia lebih baik meninggalkan Anda sendiri daripada menyaksikan Anda menyembah Tuhan, membaca Firman Tuhan, saling melayani,dll. Tentu saja Anda akan bertumbuh lebih kuat secara rohani pada prosesnya, karena Anda akan melatih otot-otot rohani Anda.
1. Menyembah Tuhan
Tidak ada pandangan lain seperti memandang keagungan yang Maha Besar. Bernyanyi untuk Tuhan, atau mendengarkan musik yang diurapi: itulah yang Saul lakukan, ketika tertekan: dia memanggil Daud, si pemain musik, dan urapan pada permainan musik Daud menyebabkan roh jahat yang menekan dan menggangu Saul pergi. Seperti pemazmur katakan; “Terpujilah Tuhan” ketika Dia dbesarkan, pandangan kita berubah,: semuanya terlihat semakin kecil, dan tidak berarti
2. Membaca Firman Tuhan
Firman Tuhan sangat berkuasa dalam merubah pandangan kita pada hal-hal duniawi. Firman menghibur kita “ Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci (Roma 15:4) “ Inilah penghiburanku dalam sengsaraku, bahwa janji-Mu menghidupkan aku.(Mazmur 119:50) “, “Habis jiwaku merindukan keselamatan dari pada-Mu, aku berharap kepada firman-Mu. Habis mataku merindukan janji-Mu; aku berkata: "Bilakah Engkau akan menghiburkan aku?" (Mazmur 119:81-82)
3. Berdoa, nyatakan perasaan mu kepada Tuhan
Doa menguatkan kita (Mazmur 27: 14; 138:3; Yesaya 30:15) dan memberikan kita damai sejahtera (Filipi 4:6-7; Yesaya 26:3)
4. Cari wadah untuk melayani
“Berusahalah sampai Aku kembali” (Lukas 19:13) dengan kata lain : sibuklah. Seperti dikatakan “Kemalasan adalah tempat kerja si iblis” ada perkataan kuno yang mengatakan demikian : “saya mengeluh karena tidak punya sepatu, sampai saya melihat seesorang yang tidak punya kaki”. Akan selalu ada seseorang yang lebih buruk dari kita. Fokuslah pada kebutuhan orang lain akan membuat mata kita berpaling dari masalah kita sendiri
5. Kuasai pikiranmu
“Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi. (kolose 3:2) sadarilah bahwa Yesus menebus kita seluruhnya : Roh jiwa dan tubuh (Yesaya 53)
6. Tetap dipenuhi dengan Roh
“ Hendaklah kamu penuh dengan Roh, dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam Mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.” (Efesus 5:18-19)
7. Berjalan dalam Roh
Jangan beri tempat berpijak pada musuh. Akui segala dosa yang diketahui. Hindari tempat atau orang-orang yang akan membawamu jatuh.
8. Beristirahat dalam Tuhan
“Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia (Mazmur 37:7). “.setelah menyelesaikan semuanya, berdirilah”(Efesus 6). Kehawatiran tidak akan mengubahkan keadaan. Seperti yang dikatakan: “ Let go and Let God” Percayalah kepada kebijaksanaan Nya yang tidak terbatas, bahwa Dia yang menguasai semuanya. Yesus berkata, bahkan burung tidak akan jatuh ke tanah tanpa seijin Nya. Setiap helai rambut di kepala Anda terhitung.
Ini Dia, 10 Ciri-ciri Wanita yang Dicari Pria!
Nggak cukup cantik dan seksi saja untuk membuat pria tergila-gila.
Di artikel kali ini, pria buka-bukaan soal tipe pacar ideal yang akan membuat kaum adam bertekuk lutut dan tak berpaling lagi. Apa tuh?
Walau awalnya bahagia, lama-lama pria juga akan bosan punya kekasih cantik dan seksi namun tak bisa diajak bicara. Wanita semacam ini hanya untuk dikagumi, namun tak akan duduk di urutan pertama wanita yang akan diincar untuk menjadi pasangan hidup.
Dilansir Askmen, para pria buka mulut soal wanita idaman yang akan membuat mereka tergila-gila.
Hasilnya, ini dia 10 ciri-ciri wanita impian pria untuk menjadi kekasihnya.
Kita hitung mundur ya!
10. Wanita yang Mandiri
Tak ada seorang pria pun yang ingin menjadi baby sitter untuk pacarnya.
Pria lebih suka wanita yang mandiri bahkan bisa bekerja dan memenuhi kebutuhan hidupnya dengan usahanya sendiri. Ia justru akan meminjamkan bahunya ketika sang pria membutuhkan. Namun walau semandiri apapun, pria juga selalu ingin merasa dibutuhkan.
Boleh saja bergantung pada pria tapi jangan keterlaluan. Sesekali Anda boleh kok manja dan minta tolong tapi jika terlalu bergantung bisa-bisa dia kabur. Selain itu, seorang wanita yang mandiri biasanya amat sangat bisa diandalkan. Ia bisa mengatur sendiri hidupnya dengan baik dari sisi finansial ataupun emosional. Ia pun bisa menikmati waktu jauh dari Anda walaupun rasa rindu itu tak bisa tertahankan.
9.Wanita yang Cerdas
Seorang wanita yang cerdas punya berbagai cara agar membuat pria tidak merasa bosan ketika berada di dekatnya. Ia akan selalu memberikan kejutan kecil yang mungkin tak pernah Anda duga. Seorang wanita yang cerdas tentunya juga memiliki wawasan yang luas di luar masalah kecantikan dan model baju terbaru. Para pria tentunya akan sangat senang jika memiliki lawan bicara yang bisa merespon dengan baik topik yang dibicarakan.
8.Wanita yang Satu Hati soal Seks
Seks bisa menjadi masalah yang paling penting dewasa ini. Ketidakcocokan masalah seks bisa jadi problem yang mengganjal dalam hubungan Anda.
Seorang pacar yang hebat sedikitnya mengerti selera seksual kekasihnya.
Tidak harus secara keseluruhan dan menuruti semua hasrat sang kekasih.
Tapi setidaknya mengerti, berkomunikasi secara terbuka dan bisa mengimbangi serta mengendalikan ke hal yang positif.
7. Wanita yang Cantik
Mungkin ini adalah hal yang biasa, tapi juga penting. Layaknya istri, pacar yang hebat juga pastinya ingin selalu terlihat cantik di mata kekasihnya. Bukan hanya untuk Anda setidaknya untuk dirinya sendiri. Ia selalu berusaha untuk tampil sebaik mungkin. Ingat, cantik bukan berarti ia harus berdandan bak model dunia. Yang penting bersih, serasi dan sesuai dengan kondisi.
6. Wanita yang Menghormati Kekasihnya
Ini hal yang penting. Pria senang punya pacar yang menghormati dan menghargainya sebagai lelaki. Intinya, dia adalah wanita yang selalu mendengarkan Anda walaupun ia tak selalu setuju dengan pendapat dan pemikiran Anda. Dan tentunya ia juga tak pernah lelah berada disisi Anda ketika saling membutuhkan. Pacar yang baik tak akan melecehkan atau membuat Anda malu di depan teman-teman ataupun keluarga dan selalu membicarakan masalah pribadi hanya untuk kalian berdua saja.
5. Wanita yang Menghargai Kepribadian Kekasihnya
Secara tak sadar kadang sifat pria berubah sesuai dengan keinginan kekasihnya. Sifat-sifat dan kebiasaan ala lelaki menjadi berkurang atau hilang sama sekali karena perintah sang pacar. Nah, kekasih semacam ini biasanya akan dihindari pria. Walau cinta mati pada kekasihnya, seorang lelaki tetap merasa perlu waktu untuk berkumpul dengan teman-teman lelakinya.
Pria dan Wanita punya kebiasaan masing-masing yang sangat berbeda. Hargai perbedaan masing-masing dan berikan waktu untuk kehidupan lain di luar kisah asmara Anda. Kekasih yang dengan penuh pengertian memberikan waktu bahkan mendukung jika kekasihnya hang-out bersama teman-temannya justru membuat pria makin tergila-gila.
4. Wanita Bisa Mengontrol Emosi
Pada dasarnya semua wanita cenderung menjadi tukang
ngomel. Pacar yang baik tahu kapan waktunya untuk menahan amarah dan kapan waktu yang tepat untuk mengeluarkannya. Beberapa perilaku pria kerap membuat wanita terganggu, hal ini lah yang kerap menyebabkan perselisihan. Pada kesalahan-kesalahan kecil usahakan untuk bicarakan secara baik-baik, tak perlu tensi tinggi. Pria akan lebih mudah mendengarkan wanita dalam nada yang lembut.
3. Wanita Cepat Akrab Dengan Teman dan Keluarga Kekasihnya.
Pacar yang hebat tak sekadar mau membantu ibu Anda di dapur, mendengarkan cerita ayah Anda dan hang out bersama teman-teman Anda. Ia melakukan hal tersebut bukan hanya untuk menyenangkan kekasihnya, tapi benar-benar menikmati kegiatan tersebut dan melakukannya dengan sepenuh hati. Pacar yang baik sangat menghargai orang-orang yang dianggap penting oleh kekasihnya.
Dia juga tak akan meminta pria pujaan hatinya untuk menjauhi teman-teman dekatnya. Ketika teman si pria sedang patah hati, pacar yang baik akan menyarankan kekasihnya untuk mengajak sahabatnya pergi bersenang-senang.
Bukti bahwa kekasih Anda demikian adalah, teman-teman Anda tak akan bersikap negatif atau terkesan berat hati jika pacar Anda akan hang-out bersama mereka.
2. Wanita yang Mencintai Sepenuh Hati
Jika Anda menemukan wanita yang mencintai Anda dengan sungguh-sungguh, apa adanya dan tanpa rekayasa sebaiknya jangan sia-siakan dia. Wanita yang tidak berusaha mengubah kekasihnya sangat sulit untuk ditemukan. Tentu saja setiap orang punya kebiasaan yang menjengkelkan tapi, jika ia mencintai Anda sepenuh hati, ia pasti akan berusaha memakluminya. Cara lain untuk mengetahui ia sangat mencintai Anda adalah coba perhatikan cara ia memandang dan memperlakukan Anda. Jika Anda tak merasakan getaran-getaran cinta sebaiknya jangan dipaksakan.
Jika ia mencintai Anda, sedikit hal sepele bisa jadi penting untuknya.
1. Wanita Menjadikan Anda Pria yang Lebih Baik
Pada dasarnya setiap pria yang memiliki kekasih atau istri yang hebat akan berkata pasangannya lah yang membuatnya ingin menjadi orang yang lebih baik. Tak perlu kata-kata atau tindakan untuk membuat si pria merasa demikian. Hal tersebut terjadi begitu saja tanpa disadari.
Secara otomatis sang pria akan berusaha memperbaiki hidupnya, lebih perhatian pada adik perempuannya, berusaha mengatur hidupnya lebih baik, dan melakukan berbagai hal untuk membuat dirinya lebih baik. Secara tak sadar si pria kadang-kadang juga tak menyadari apa motivasinya melakukan itu semua. Well, itu semua pastinya karena cinta