Monday, August 4, 2008

Apa Anda Terlibat “Cinta Terlarang”?

Ada 6 jenis hubungan cinta yang memiliki kemungkinan besar untuk rusak atau gagal. Periksa kisah cinta Anda, karena jangan-jangan kisah itu termasuk satu di antara "yang terlarang".

1. Hubungan yang dimulai dari prinsip bertepuk sebelah tangan.

Ada seorang pria atau wanita yang tergila-gila pada calon pasangannya sehingga menjadi berlebihan. Telepon lebih dari 3 kali sehari, memberikan berbagai jenis hadiah dan perhatian. Sebenarnya tidak ada yang salah dari semua itu, jika saja semua itu berjalan dua arah. Yang bermasalah ialah jika hal itu hanya satu arah saja.



Pada akhirnya, hubungan ini akan berkembang menjadi hubungan yang tidak sehat, karena salah satu pihak mencintai pihak lainnya dengan kadar yang lebih tinggi dan tidak seimbang. Padahal dalam hubungan yang sehat, harus terdapat equality atau persamaan. Hubungan ini juga dapat menjadi "asas manfaat". Maksudnya, pihak yang merasa sebagai ‘objek cinta' bisa mengambil keuntungan dan memanfaatkan subjeknya. Hubungan ini bisa juga didasarkan oleh rasa kasihan yang efeknya jelas tidak baik di masa depan.

2. Hubungan yang dimulai karena sebuah ‘fantasi'.

Di dalam proses hidup, kadang ada saat-saat dimana seseorang berada dalam masa ‘fantasi'. Contohnya, di tengah kesibukan bekerja, seorang pria berlibur ke suatu daerah tertentu dan bertemu dengan seorang wanita yang juga sedang berlibur di daerah itu. Dalam keadaan ini, jika kedua orang itu saling tertarik, maka mereka cenderung menjalin hubungan asmara.

Inilah yang disebut hubungan ‘fantasi'. Keduanya sedang di luar rutinitas mereka dan terjebak bersama dalam suasana santai yang sifatnya hanya ‘sementara'. Cepat atau lambat ketika mereka kembali ke rutinitas kerja atau ke tengah keadaan yang ‘nyata', mereka seperti ‘tercelik kembali'. Dan ketika itu terjadi, hubungan ‘fantasi' itu bisa cepat buyar.

3. Hubungan yang dimulai karena sebuah pemberontakan terhadap keluarga atau orang tua.

Contohnya, seorang pria yang memilih wanita dengan kriteria yang tidak disukai oleh ibunya, karena ada kemarahan atau dendam tertentu yang disimpan si anak terhadap sang ibu.

Si anak sendiri mungkin tidak terlalu cocok dengan pasangan pilihannya, tapi ia memaksa untuk ‘bertahan' agar orang tuanya merasa jengkel. Hubungan seperti ini banyak terjadi di masyarakat kita. Pada akhirnya, hubungan yang sudah pasti tidak mendapat restu ini dapat berakhir dengan kekecewaan dan penuh kepahitan karena berbagai masalah, yang terkecil sekalipun.

4. Hubungan yang dimulai dalam keadaan emosi yang masih terluka akibat patah hati.

Ada tipe orang yang sesegera mungkin mencari tambatan hati baru, sehabis patah hati. Entah ia menggunakan orang baru sekedar untuk mengalihkan perhatiannya, untuk melampiaskan semua kesedihan dan kekecewaannya, atau bahkan untuk berniat balas dendam. Dan semuanya itu bisa terjadi tanpa disadari oleh orang tersebut.

Sebenarnya, mungkin saja ia bisa tulus mengasihi kekasih barunya. Tapi kebanyakan orang yang patah hati masih membawa-bawa pengalaman pahitnya di masa lalu. Intinya, jangan memaksakan diri untuk membangun hubungan serius dengan orang yang baru patah hati. Kalau memang hati sudah keburu tertambat padanya, sebaiknya tunggu sampai beberapa waktu sampai si dia benar-benar siap lahir batin.

5. Hubungan yang timbul dari rasa kekaguman berlebihan.

Contohnya, seorang wanita yang berpacaran dengan seorang pria yang adalah role model atau tokoh idolanya. Ini juga awal dari hubungan yang tidak sehat. Seseorang yang mengagumi pasangannya secara berlebihan biasanya sudah memiliki ekspektasi atau harapan berlebihan terhadap pasangannya. Ada satu gambaran kesempurnaan terhadap pasangannya.

Sedangkan pada kenyataannya, tidak ada satu manusiapun yang sempurna! Sang idola bisa saja membuat kesalahan yang akan mengecewakan pasangannya. Dan ini bisa membuat hubungan tersebut retak pelan-pelan atau bahkan langsung hancur berantakan.

6. Hubungan yang dimulai sebagai hasil dari satu perselingkuhan.

Belakangan, banyak orang yang terjerat dengan masalah yang satu ini. Jatuh cinta dengan seseorang yang sudah punya pasangan memang menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang. Padahal permainan berbahaya ini sangat merugikan dan benar-benar salah! Di dalamnya, biasanya terdapat luka dan kepahitan, kebohongan dan pengkhianatan.

Dan orang yang pernah memutuskan untuk terlibat perselingkuhan biasanya akan mengulangi perbuatannya terhadap pasangan barunya. Si penggoda yang merebut pasangan orang lain juga akan diliputi perasaan bersalah dan beresiko menjadi korban pengkhianatan pasangannya, kurang lebih seperti hukum tabur tuai. Karena itu, berhentilah bermain api dan carilah pasangan yang masih available!

Dengan mengetahui kemungkinan-kemungkinan tersebut, mari memulai hubungan dengan cara yang aman dan benar didasarkan oleh kasih yang murni. Setuju?

Read More......

Jadikan Pertengkaran Sebagai Perekat Hubungan

Pernikahan tanpa pertengkaran? Hhmmm..., mustahil! Kesalahpahaman, kekecewaan dan kekesalan yang kemudian memicu kemarahan dan pertengkaran adalah normal. Asal Anda tahu cara menyiasatinya. Berikut lima tips yang bisa mengubah pertengkaran menjadi lem perekat pernikahan.

Tips Pertama : Memilih Masalah

Kekesalan dan kekecewaan sebaiknya tidak ditahan-tahan, selain membuat Anda makan hati, Anda juga terpicu untuk memusuhi pasangan. Tetapi bukan berarti setiap kali kesal dan kecewa Anda dapat "memuntahkannya" pada pasangan. Cobalah Anda pikirkan baik-baik terlebih dahulu apakah perlu dibicarakan atau Anda bisa menyelesaikannya dengan cara lain.

Tips Kedua : Prioritas Waktu Dan Tempat

Mulai sekarang, coretlah tempat umum seperti mal atau kafe sebagai tempat pertengkaran. Termasuk ketika sedang berkumpul bersama seluruh anggota keluarga. Pilih waktu yang pas saat pikiran sedang jernih dan fisik tidak terlalu lelah. Hindari mengungkapkan kekecewaan saat Anda dan pasangan berangkat tidur karena tubuh dan pikiran cenderung lelah.

Tips Ketiga : Jangan Memperluas Masalah

Semula Anda kesal karena pasangan telat menjemput, tapi kemudian Anda mulai merembet ke hal lain. Anda mempermasalahkan apa saja yang pernah dia lakukan dan menyebabkan Anda kesal. Cara ini membuat Anda kesal dan akibatnya pertengkaran akan "memanas".

Tips Keempat : Menjadi Pendengar Yang Baik

Pertengkaran yang sehat adalah pertengkaran yang berjalan dua arah. Anda tidak boleh nyerocos atau berceramah. Berikan kesempatan pada pasangan untuk menjelaskan sudut pandangannya, mengingat ketegangan bisa saja terjadi akibat kesalahpahaman.

Tips Kelima : Ungkapkan Keinginan

Emosi seringkali membuat kita terus bicara tanpa arah sehingga pasangan tidak tahu apa yang sebenarnya kita inginkan. Jangan pernah berharap pasangan langsung tahu apa yang Anda mau, jadi Anda harus mengungkapkan apa yang sebenarnya Anda inginkan.

Kesabaran, penerimaan dan saling mengerti satu sama lain adalah salah satu kunci penting untuk menyiasati pertengkaran antara suami istri. Firman Tuhan sendiri berkata kemarahan bukanlah hal yang harus dipendam di dalam hati sampai matahari terbenam. Jadi, secepat timbulnya amarah di dalam hati, secepat itulah Anda harus berusaha untuk memadamkan amarah Anda dengan pertolongan Tuhan dan memperbaiki hubungan Anda dengan pasangan tercinta.



Read More......

Jangan Mau Dibilang Baik

Kreatif, berinisiatif, bertanggung jawab. Siapa yang tidak senang bila orang lain mendeskripsikan kinerja Anda dengan tiga kata tersebut. Tapi bila atasan dan rekan kerja hanya menyebut Anda sebagai karyawan yang baik, maka ini saatnya untuk berbenah.

Bukan berarti orang baik tidak dibutuhkan dalam dunia kerja. Bagaimanapun, setiap orang tentu butuh rekan kerja yang kooperatif, responsif, serta senang membantu. Masalahnya adalah jika kata "baik" dipakai untuk menggambarkan sifat yang terlalu mudah berkorban, tak berani membela diri, atau tak mampu menolak. Bila Anda terlalu lama mendapat predikat "baik" di kantor, berikut beberapa tips untuk mengubahnya.

1. Buat Batasan
Orang yang terlalu baik biasanya jarang berkata tidak. Padahal, ada perbedaan besar antara membantu untuk bekerja sama dan terlalu berkorban. Bila Anda terbiasa untuk mengiyakan setiap permintaan, meski Anda sendiri punya setumpuk pekerjaan, orang lain berpotensi untuk mencari keuntungan dari kebaikan hati Anda. Oleh karena itu, mulailah menetapkan batasan. Boleh saja membantu pekerjaan rekan kerja, tetapi hanya bila tugas utama Anda telah selesai.

2. Bicaralah
Bila di kepala Anda banyak muncul ide-ide cerdas, sampaikanlah saat rapat. Jangan takut untuk bicara, apalagi bila Anda hanya berani menyampaikannya kepada rekan sekerja. Bisa-bisa ide brilian Anda akan dicuri dan diklaim sebagai miliknya. Buang jauh-jauh rasa malu. Biasakan untuk ikut berkontribusi dalam rapat dan sampaikan masukan yang berbobot, lama-lama orang lain akan menghargai Anda meskipun ide Anda tidak dipakai sekalipun.

3. Terbuka
Saat memeriksa proposal yang baru dikerjakan oleh anak buah, Anda mendapati banyak kesalahan dan kekurangan. Namun, alih-alih minta diperbaiki, Anda malah mengoreksinya sendiri. Bila Anda segan untuk mengoreksi pekerjaan bawahan, bagaimana dia bisa belajar dari kesalahannya? Pilihlah kata-kata yang tepat saat memberi masukan atau menegur bawahan tanpa harus kasar dan mematikan potensinya.

4. Jangan Mudah Berempati
Salah satu sebab mengapa orang baik diserahi banyak pekerjaan adalah karena mereka terlalu mudah jatuh kasihan. Mungkin Anda tak tega melihat rekan Anda stres dan panik menyelesaikan tugas-tugasnya lalu dengan mudahnya Anda menawarkan bantuan. Akan lebih bijaksana bila Anda membantunya dengan cara menjadi pendengar yang baik dan memberikan saran yang memotivasi. Bagaimanapun Anda punya tanggung jawab pada tugas-tugas Anda sendiri.

5. Bicara Ringkas
Kuasailah keterampilan berkomunikasi saat bicara dengan atasan atau rekan kerja. Biasakan untuk bicara dengan efisien dan terarah. Hindari bicara bertele-tele untuk menyampaikan suatu instruksi atau pendapat. Jangan takut orang lain tak akan mengerti ucapan Anda. Bila Anda yang tidak jelas mereka pasti akan meminta konfirmasi.

Read More......

Sekali Berkhianat Tetap Berkhianat?

Sakit hati, marah, dan kecewa bertumpuk jadi satu saat mengetahui kekasih mengkhianati Anda. Ingin rasanya langsung memutuskan hubungan saat itu juga. Tapi si dia memohon ampun dan meminta Anda untuk tidak meninggalkannya. Haruskah kesalahannya dimaafkan? Bagaimana bila di kemudian hari ia akan mengulangi tindakannya?

Berada pada situasi di atas memang membingungkan. Kabar baiknya adalah pasangan yang punya keterkaitan yang kuat bisa melewati krisis kepercayaan tersebut dan melanjutkan hubungannya. Bukan hanya itu, hubungan emosional di antara mereka pun lebih kuat dari sebelumnya. Tetapi tentu saja hal itu hanya berlaku bagi seseorang yang mau berubah dan menghentikan kebiasaannya berselingkuh. Anda harus berhati-hati karena tidak semua orang mau mengubah sikapnya.

Menurut Diana Kirschner, PhD, penulis buku Love in 90 Days: The Essential Guide to Finding Your Own True Love, perubahan perilaku tidak bisa dipaksakan, tetapi harus datang dari dirinya. Namun ada beberapa tanda yang bisa mengindikasikan bahwa si dia punya niat yang tulus untuk memperbaiki hubungan Anda berdua.

1. Kekasih sangat menyesali perbuatanya dan minta maaf telah berkhianat. Anda bisa mengetahui ketulusannya dari suara dan sorot matanya.

2. Kekasih telah memutuskan segala jenis kontak dengan kekasih gelapnya.

3. Ungkapan maafnya tidak terbatas pada kata-kata, tapi juga dalam bentuk tindakan dan perhatian.

4. Kekasih menunjukkan kesungguhannya dengan meluangkan lebih banyak waktu berdua Anda.

5. Anda berdua memiliki komunikasi yang jujur dan saling terbuka mengenai kelanjutan hubungan.

Read More......

Melabrak Selingkuhan Si Dia secara Elegan

Mengetahui pasangan punya selingkuhan pasti rasanya ingin marah dan melabraknya bersama selingkuhannya. Boleh-boleh saja sih asal tidak dengan emosi tinggi. Lakukanlah dengan cara elegan.

1. Tenang tapi Menghanyutkan
Meski memergoki pasangan sedang jalan dengan mantannya, tetaplah bersikap tenang di depan dua sejoli itu. Tak perlu ribut menghadapi lelaki yang jelas-jelas tidak setia. Apalagi membuang energi dengan berkonfrontasi dan melabrak si selingkuhan itu. Selain harga diri kita jatuh karena berteriak-teriak di tempat umum, orang yang melihat pun menaruh iba atau mungkin tidak respek pada kita.

2. "Be Friend"
Memang sulit untuk tidak marah ketika tahu pasangan berselingkuh. Namun, melampiaskan marah pun sesungguhnya tidak menyelesaikan masalah. Daripada menguras pikiran, perasaan, dan tenaga dengan marah, lebih baik pikirkan langkah terbaik yang bisa dilakukan untuk menghentikan perselingkuhan itu. Ini jika Anda ingin tetap mempertahankan hubungan Anda berdua.

Anda bisa mendekati perempuan yang jadi selingkuhan pasangan. Bersikaplah baik dan bersahabat pada perempuan itu seolah tak pernah tahu perbuatan perempuan itu dan pasangan Anda. Sikap ini bisa meluluhkan perempuan itu, dan akhirnya mundur teratur. Tidak selamanya peperangan itu harus dilalui dengan kekerasan kan?

3. "Heart To Heart"
Jika Anda bersedia memaafkan perselingkuhan si dia, bicara dari hati ke hati dengan dia dan selingkuhannya bisa jadi cara elegan “melabrak”. Buatlah sebuah pertemuan. Ajak mereka duduk bersama untuk menuntaskan kasus perselingkuhan ini. Namun, sebelumnya Anda harus bicara dengan pasangan dulu. Katakan bahwa Anda sudah mengetahui kisah perselingkuhannya, bahwa Anda kecewa, tapi bersedia memaafkan jika ia mau menghentikan perselingkuhan itu.

Saat bertemu, perkenalkan diri Anda sebagai pacar atau istri yang sah dari lelaki yang selama ini dikencani perempuan itu. Kalau dia perempuan baik-baik dan masih punya harga diri, dia akan malu dan takkan menemui pasangan Anda lagi. Namun, jika ternyata dalam pembicaraan awal pasangan lebih memilih si selingkuhan daripada Anda, lebih baik tinggalkan saja.

4. Buat Jebakan
Ada cara lain untuk melabrak pacar dan selingkuhannya sekaligus mempermalukan mereka. Namun, cara ini sebaiknya baru Anda lakukan jika Anda sudah siap mental untuk terkenal, amarah Anda sudah sampai ke ubun-ubun, dan Anda tak bisa memikirkan cara lain yang lebih baik untuk melabrak mereka. Caranya, jebak dan masukkan mereka ke acara reality show di teve. Nah, dijamin pacar Anda dan selingkuhannya bakal malu besar. Sementara Anda akan terkenal dan mungkin ada lelaki yang melihat Anda sebagai jomblo potensial.

Read More......

Tanda-tanda Hubungan Tak Sehat

Sebuah hubungan bisa diibaratkan sebagai suatu bentuk organisme yang tak bisa selamanya sehat. Ada kalanya, hubungan menjadi sakit dan melemah. Jika didiamkan, sakitnya akan menjadi parah. Empat gejala umumnya adalah:

1. Menjadi jauh secara tiba-tiba.

2. Muncul sindroma desahan napas.

3. Muncul orang ketiga dalam pembicaraan.

4. Demam pertengkaran kronis.

Jika gejala ini muncul, cukup bersikap waspada dan tak perlu curiga berlebihan. Bisa saja, gejala itu hanya sementara. Apa pun masalahnya, jika salah satu atau kedua pihak dalam hubungan yang sakit berusaha untuk menyembuhkan, pasti ada jalan keluarnya.

Read More......

Kencan Pertama yang Menggoda

Senin, 4 Agustus 2008 | 09:20 WIB

Anda ingin membuat kesan pertama yang begitu menggoda. Apa yang perlu diperhatikan biar mata si dia selalu tertuju pada Anda? Ini dia panduannya.

1. Make up
Dari wajah turun ke hati. Wajah cantik menjadi modal untuk menarik perhatian lelaki. Namun, kalau wajah cantik Anda ditambahi dengan make up berlebihan, bukannya kepincut, dia justru akan berpikir jangan-jangan wajah asli Anda begitu mengerikan sehingga harus ditutupi dengan make up tebal. Pada dasarnya mereka lebih suka dengan yang alami, termasuk soal dandanan.


2. Sepatu
Sepatu hak tinggi bikin kaki lebih ramping. Namun, saat mengenakannya, jangan sampai Anda terlihat seperti pesakitan yang merasa tidak nyaman gara-gara hak yang terlalu tinggi. Ia pasti tidak akan konsentrasi memperhatikan Anda. Sebaliknya, dia akan berpikir, “Rela benar sih, disiksa oleh sepatu.”

3. Parfum
Parfum yang tepat menunjukkan kualitas penampilan seseorang. Menyemprotkan parfum berlebihan dengan aroma menusuk hidung juga tidak disarankan. Parfum Anda membuatnya tidak nyaman karena mengganggu pernafasannya.

4. Tas
Tas mendapat poin tersendiri dari pasangan kencan. Kalau Anda terbiasa membawa tas besar dengan isi banyak sehingga tas terlihat menggembung, simpan dulu koleksi Anda saat kencan pertama. Menurut Jeff Wise, penulis The American Dating Association’s Universal Dating Bylaws and Regulations, ternyata lelaki tidak suka melihat perempuan membawa tas berukuran besar yang isinya penuh.

5. Kuku
Kuku yang bersih mendapat nilai tersendiri di mata laki-laki. Bagi sebagian laki-laki kuku itu melambangkan kebersihan seseorang. Orang yang peduli terhadap kebersihan dirinya pasti terlihat dari kukunya yang terpelihara. Tidak mesti harus terlihat seperti habis mani pedi, setidaknya kelihatan bersih.

6. Tatapan Mata
Jika ingin membuatnya terpesona, pandanglah matanya. Tatapan kagum Anda pada hal-hal yang ia lakukan saat bersama akan terpatri di dalam ingatannya sepanjang hayat. Mata yang tidak fokus, melayang ke mana-mana tidak membuatnya nyaman. Ia akan merasa Anda tidak tertarik kepadanya.

7. Betis
Bagi laki-laki betis merupakan sex appeal perempuan. Betis yang tidak terlalu kurus dan terlihat padat berisi, sangat menarik perhatian mereka.

Read More......