Monday, August 4, 2008

Sekali Berkhianat Tetap Berkhianat?

Sakit hati, marah, dan kecewa bertumpuk jadi satu saat mengetahui kekasih mengkhianati Anda. Ingin rasanya langsung memutuskan hubungan saat itu juga. Tapi si dia memohon ampun dan meminta Anda untuk tidak meninggalkannya. Haruskah kesalahannya dimaafkan? Bagaimana bila di kemudian hari ia akan mengulangi tindakannya?

Berada pada situasi di atas memang membingungkan. Kabar baiknya adalah pasangan yang punya keterkaitan yang kuat bisa melewati krisis kepercayaan tersebut dan melanjutkan hubungannya. Bukan hanya itu, hubungan emosional di antara mereka pun lebih kuat dari sebelumnya. Tetapi tentu saja hal itu hanya berlaku bagi seseorang yang mau berubah dan menghentikan kebiasaannya berselingkuh. Anda harus berhati-hati karena tidak semua orang mau mengubah sikapnya.

Menurut Diana Kirschner, PhD, penulis buku Love in 90 Days: The Essential Guide to Finding Your Own True Love, perubahan perilaku tidak bisa dipaksakan, tetapi harus datang dari dirinya. Namun ada beberapa tanda yang bisa mengindikasikan bahwa si dia punya niat yang tulus untuk memperbaiki hubungan Anda berdua.

1. Kekasih sangat menyesali perbuatanya dan minta maaf telah berkhianat. Anda bisa mengetahui ketulusannya dari suara dan sorot matanya.

2. Kekasih telah memutuskan segala jenis kontak dengan kekasih gelapnya.

3. Ungkapan maafnya tidak terbatas pada kata-kata, tapi juga dalam bentuk tindakan dan perhatian.

4. Kekasih menunjukkan kesungguhannya dengan meluangkan lebih banyak waktu berdua Anda.

5. Anda berdua memiliki komunikasi yang jujur dan saling terbuka mengenai kelanjutan hubungan.

Read More......

Melabrak Selingkuhan Si Dia secara Elegan

Mengetahui pasangan punya selingkuhan pasti rasanya ingin marah dan melabraknya bersama selingkuhannya. Boleh-boleh saja sih asal tidak dengan emosi tinggi. Lakukanlah dengan cara elegan.

1. Tenang tapi Menghanyutkan
Meski memergoki pasangan sedang jalan dengan mantannya, tetaplah bersikap tenang di depan dua sejoli itu. Tak perlu ribut menghadapi lelaki yang jelas-jelas tidak setia. Apalagi membuang energi dengan berkonfrontasi dan melabrak si selingkuhan itu. Selain harga diri kita jatuh karena berteriak-teriak di tempat umum, orang yang melihat pun menaruh iba atau mungkin tidak respek pada kita.

2. "Be Friend"
Memang sulit untuk tidak marah ketika tahu pasangan berselingkuh. Namun, melampiaskan marah pun sesungguhnya tidak menyelesaikan masalah. Daripada menguras pikiran, perasaan, dan tenaga dengan marah, lebih baik pikirkan langkah terbaik yang bisa dilakukan untuk menghentikan perselingkuhan itu. Ini jika Anda ingin tetap mempertahankan hubungan Anda berdua.

Anda bisa mendekati perempuan yang jadi selingkuhan pasangan. Bersikaplah baik dan bersahabat pada perempuan itu seolah tak pernah tahu perbuatan perempuan itu dan pasangan Anda. Sikap ini bisa meluluhkan perempuan itu, dan akhirnya mundur teratur. Tidak selamanya peperangan itu harus dilalui dengan kekerasan kan?

3. "Heart To Heart"
Jika Anda bersedia memaafkan perselingkuhan si dia, bicara dari hati ke hati dengan dia dan selingkuhannya bisa jadi cara elegan “melabrak”. Buatlah sebuah pertemuan. Ajak mereka duduk bersama untuk menuntaskan kasus perselingkuhan ini. Namun, sebelumnya Anda harus bicara dengan pasangan dulu. Katakan bahwa Anda sudah mengetahui kisah perselingkuhannya, bahwa Anda kecewa, tapi bersedia memaafkan jika ia mau menghentikan perselingkuhan itu.

Saat bertemu, perkenalkan diri Anda sebagai pacar atau istri yang sah dari lelaki yang selama ini dikencani perempuan itu. Kalau dia perempuan baik-baik dan masih punya harga diri, dia akan malu dan takkan menemui pasangan Anda lagi. Namun, jika ternyata dalam pembicaraan awal pasangan lebih memilih si selingkuhan daripada Anda, lebih baik tinggalkan saja.

4. Buat Jebakan
Ada cara lain untuk melabrak pacar dan selingkuhannya sekaligus mempermalukan mereka. Namun, cara ini sebaiknya baru Anda lakukan jika Anda sudah siap mental untuk terkenal, amarah Anda sudah sampai ke ubun-ubun, dan Anda tak bisa memikirkan cara lain yang lebih baik untuk melabrak mereka. Caranya, jebak dan masukkan mereka ke acara reality show di teve. Nah, dijamin pacar Anda dan selingkuhannya bakal malu besar. Sementara Anda akan terkenal dan mungkin ada lelaki yang melihat Anda sebagai jomblo potensial.

Read More......

Tanda-tanda Hubungan Tak Sehat

Sebuah hubungan bisa diibaratkan sebagai suatu bentuk organisme yang tak bisa selamanya sehat. Ada kalanya, hubungan menjadi sakit dan melemah. Jika didiamkan, sakitnya akan menjadi parah. Empat gejala umumnya adalah:

1. Menjadi jauh secara tiba-tiba.

2. Muncul sindroma desahan napas.

3. Muncul orang ketiga dalam pembicaraan.

4. Demam pertengkaran kronis.

Jika gejala ini muncul, cukup bersikap waspada dan tak perlu curiga berlebihan. Bisa saja, gejala itu hanya sementara. Apa pun masalahnya, jika salah satu atau kedua pihak dalam hubungan yang sakit berusaha untuk menyembuhkan, pasti ada jalan keluarnya.

Read More......

Kencan Pertama yang Menggoda

Senin, 4 Agustus 2008 | 09:20 WIB

Anda ingin membuat kesan pertama yang begitu menggoda. Apa yang perlu diperhatikan biar mata si dia selalu tertuju pada Anda? Ini dia panduannya.

1. Make up
Dari wajah turun ke hati. Wajah cantik menjadi modal untuk menarik perhatian lelaki. Namun, kalau wajah cantik Anda ditambahi dengan make up berlebihan, bukannya kepincut, dia justru akan berpikir jangan-jangan wajah asli Anda begitu mengerikan sehingga harus ditutupi dengan make up tebal. Pada dasarnya mereka lebih suka dengan yang alami, termasuk soal dandanan.


2. Sepatu
Sepatu hak tinggi bikin kaki lebih ramping. Namun, saat mengenakannya, jangan sampai Anda terlihat seperti pesakitan yang merasa tidak nyaman gara-gara hak yang terlalu tinggi. Ia pasti tidak akan konsentrasi memperhatikan Anda. Sebaliknya, dia akan berpikir, “Rela benar sih, disiksa oleh sepatu.”

3. Parfum
Parfum yang tepat menunjukkan kualitas penampilan seseorang. Menyemprotkan parfum berlebihan dengan aroma menusuk hidung juga tidak disarankan. Parfum Anda membuatnya tidak nyaman karena mengganggu pernafasannya.

4. Tas
Tas mendapat poin tersendiri dari pasangan kencan. Kalau Anda terbiasa membawa tas besar dengan isi banyak sehingga tas terlihat menggembung, simpan dulu koleksi Anda saat kencan pertama. Menurut Jeff Wise, penulis The American Dating Association’s Universal Dating Bylaws and Regulations, ternyata lelaki tidak suka melihat perempuan membawa tas berukuran besar yang isinya penuh.

5. Kuku
Kuku yang bersih mendapat nilai tersendiri di mata laki-laki. Bagi sebagian laki-laki kuku itu melambangkan kebersihan seseorang. Orang yang peduli terhadap kebersihan dirinya pasti terlihat dari kukunya yang terpelihara. Tidak mesti harus terlihat seperti habis mani pedi, setidaknya kelihatan bersih.

6. Tatapan Mata
Jika ingin membuatnya terpesona, pandanglah matanya. Tatapan kagum Anda pada hal-hal yang ia lakukan saat bersama akan terpatri di dalam ingatannya sepanjang hayat. Mata yang tidak fokus, melayang ke mana-mana tidak membuatnya nyaman. Ia akan merasa Anda tidak tertarik kepadanya.

7. Betis
Bagi laki-laki betis merupakan sex appeal perempuan. Betis yang tidak terlalu kurus dan terlihat padat berisi, sangat menarik perhatian mereka.

Read More......

Mencintai Bukan Berarti Memiliki

Cinta.. apa seh cinta itu? adakah kisah asmara kamu yang mulus atau lancar-lancar aja, mungkin semua pasti pernah mengalami yang namanya masalah dalam percintaan, tapi aku rasa itu semua bisa menjadi pelajaran untuk lebih mendewasakan kita menjadi lebih baik, dan lebih hati-hati kelak dalam memilih pasangan, kisah yang akan saya ceritakan ini mungkin bisa dikatakan konyol dan kekanak-kanakan, tapi itulah yang namanya cinta, kadang kita tidak sadar bahwa apa yang kita perbuat itu sangat konyol,

Awal Augustus adalah awal dimana aku harus menjalani hari-hariku dengan menjomblo tanpa didampingi sang kekasih, sedih memang sedih dan menyakitkan, sempat berbuat konyol gak makan, gak keluar, malas kerja, itulah yang dinamakan hidup ada petemuan dan ada perpisahan, tidak semua hal yang kita rencanakan akan berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan mungkin dengan adanya masalah kayak gini akan bisa lebih menguatkan cinta kami, tapi mungkinkah itu terjadi atau mungkinkan kami akan berpisah selamanya? aku bingung dan g tau harus berbuat apa, curhat dengan teman-teman, mereka kasih nasihat macem-macem, suatu hari aku berpikir apa memang betul bahwa mencitai itu bukan berarti memiliki, tapi mungkin itu harus aku yakini, pria yang selama ini aku sayangi, dan aku harapkan bakal jadi pendamping hidupku dan bapak dari anak-anaku ternyata dia pergi untuk wanita lain, sedih bangat tapi apakah harus aku iyakan. aku sangat sayang ma dia, tapi haruskah aku memaksa dia untuk bersama aku lage? itu sangat mustahil, dan hanya satu yang aku katakan, aku harus mengiklaskan dia untuk dia, semoga dia bahagia, dan aku berdoa kalau memang dia jodohku Tuhan tolong satukan kami lage, dan kalau memang kami bukan jodoh semoga dia bahagia, dan semoga jodoh yang Tuhan berikan untukku adalah yang terbaik.

Read More......

Sunday, August 3, 2008

Setiap harimu adalah hari istimewa...

Sahabatku membuka laci tempat istrinya menyimpan
pakaian dalam dan membuka bungkusan berbahan sutra
"Ini, ......", dia berkata, "Bukan bungkusan yang
asing lagi". Dia membuka kotak itu dan memandang
pakaian dalam sutra serta kotaknya. "Istriku
mendapatkan ini ketika pertama kali kami pergi ke New
York, 8 atau 9 tahun yang lalu. Dia tidak pernah
mengeluarkan bungkusan ini. Karena menurut dia, hanya
akan digunakan untuk kesempatan yang istimewa.

Dia melangkah dekat tempat tidur dan meletakkan
bungkusan hadiah didekat pakaian yang dia pakai ketika
pergi ke pemakaman. Istrinya baru saja meninggal.
Dia menoleh padaku dan berkata :
"JANGAN PERNAH MENYIMPAN SESUATU UNTUK KESEMPATAN
ISTIMEWA, SETIAP HARI DALAM HIDUPMU ADALAH KESEMPATAN
YANG ISTIMEWA !"

Aku masih berpikir bahwa kata kata itu akhirnya
mengubah hidupku. Sekarang aku lebih banyak membaca
dan mengurangi bersih bersih. Aku duduk di sofa tanpa
khawatir tentang apapun. Aku meluangkan waktu lebih
banyak bersama keluargaku dan mengurangi waktu
bekerjaku. Aku mengerti bahwa kehidupan seharusnya
menjadi sumber pengalaman supaya bisa hidup, tidak
semata mata supaya bisa survive (bertahan hidup) saja.

Aku tidak berlama lama menyimpan sesuatu. Aku
menggunakan gelas gelas kristal setiap hari. Aku akan
mengenakan pakaian baru untuk pergi ke Supermarket,
jika aku menyukainya. Aku tidak menyimpan parfum
specialku untuk kesempatan istimewa, aku
menggunakannya kemanapun aku menginginkannya.
Kata kata "Suatu hari ." dan Satu saat nanti
....."sudah lenyap dari kamusku. Jika dengan melihat,
mendengar dan melakukan sesuatu ternyata bisa menjadi
berharga, aku ingin melihat, mendengar atau
melakukannya sekarang.

Aku ingin tahu apa yang dilakukan oleh istri temanku
apabila dia tahu dia tidak akan ada di sana pagi
berikutnya, ini yang tak seorangpun mampu
mengatakannya. Aku berpikir, dia mungkin sedang
menelepon rekan rekannya serta sahabat terdekatnya.
Barangkali juga dia menelpon teman lama untuk berdamai
atas perselisihan yang pernah mereka lakukan. Aku suka
berpikir bahwa dia mungkin pergi makan Martabak
Spesial, makanan favoritnya. Semua ini adalah hal hal
kecil yang mungkin akan aku sesali jika tak aku
lakukan, jika aku tahu waktu sudah dekat.

Aku akan menyesalinya, karena aku tidak akan lebih
lama lagi melihat teman teman yang akan aku temui,
juga surat surat yang ingin aku tulis Suatu hari
nanti". Aku akan menyesal ! dan merasa sedih, karena
aku tidak sempat mengatakan betapa aku mencintai
orangtuaku, saudara saudaraku dan teman2ku.
Sekarang, aku mencoba untuk tidak menunda atau
menyimpan apapun yang bisa membuatku tertawa dan bisa
membuatku menikmati hidup. Dan, setiap pagi, aku
berkata kepada diriku sendiri bahwa hari ini akan
menjadi hari istimewa. Setiap hari, setiap jam, setiap
menit, adalah istimewa.

Apabila kamu mendapatkan pesan ini, itu karena
seseorang peduli padamu, dan karena mungkin ada
seseorang yang kamu pedulikan. Jika kamu terlalu sibuk
untuk mengirimkan pesan ini kepada orang lain dan kamu
berkata kepada dirimu sendiri bahwa kamu akan
mengirimkannya "Suatu saat nanti", ingatlah bahwa
"Suatu saat" itu sangat jauh ....... Dan mungkin tidak
akan pernah datang .




Read More......

WHEN YOU DIVORCE ME, CARRY ME OUT IN YOUR ARMS

Pada hari pernikahanku, aku membopong istriku.
Mobil
Pengantin berhenti di depan flat kami yang cuma
berkamar satu. Sahabat2ku menyuruhku untuk
membopongnya begitu keluar dari mobil. Ia Jadi
kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan
malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang
sangat bahagia. Ini adalah kejadian 15 tahun yang
lalu.
Hari2 selanjutnya berlalu demikian simpel seperti
secangkir air bening. Kami hanya mempunyai seorang
anak,

saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk
menghasilkan banyak uang.

Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih
diantara

Kami pun semakin surut. Ia adalah pegawai sipil.
Setiap

pagi kami berangkat kerja bersama-sama dan sampai
di rumah juga pada waktu yang bersamaan.

Anak kami sedang belajar di luar negeri.
Perkawinan

Kami kelihatan bahagia. Tapi ketenangan hidup
berubah

dipengaruhi oleh perubahan yang tidak
kusangka-sangka. Sarah hadir dalam kehidupanku.

Waktu itu adalah hari cerah, aku berdiri di balkon

dengan Sarah yang sedang merangkulku. Hatiku
sekali lagi terbenam dalam aliran cintanya

ini adalah apartement yang kubelikan untuknya.
Sarah

berkata: "Kamu adalah jenis pria terbaik yang
menarik para gadis." Kata2nya tiba2 mengingatkanku
pada istriku, ketika

kami baru menikah, istriku pernah berkata, "Pria

sepertimu,begitu sukses,akan menjadi sangat
menarik bagi para gadis." berpikir tentang itu, aku
menjadi ragu2, aku tahu kalau aku telah menghianati
istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya. Aku
melepas tangan Sarah dan

berkata, "kamu harus pergi membeli beberapa
perabot, OK? Aku ada sedikit urusan di kantor."
Kelihatan ia jadi tidak senang karena aku telah
berjanji menemaninya.

Pada saat tersebut, ide perceraian menjadi semakin

Jelas dipikiranku walaupun kelihatan tidak
mungkin.

Bagaimanapun, aku merasa sangat sulit untuk
membicarakan hal ini pada istriku. Walau bagaimanapun
ku jelaskan, ia pasti akan sangat terluka.

Sejujurnya, ia adalah seorang istri yang baik.
Setiap

malam ia sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk

santai di depan TV, makan malam akan segera
tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama2 atau aku
akan menghidupkan komputer, membayangkan tubuh Sarah.
Ini adalah hiburan bagiku.

Suatu hari berbicara dalam canda, "seandainya kita

bercerai, apa yang akan kau lakukan?" Ia menatap

padaku selama beberapa detik tanpa bersuara.
Kenyataannya ia percaya bahwa perceraian adalah
sesuatu yang sangat jauh dari

bayangannya. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana
ia akan menghadapi kenyataan jika tahu bahwa aku
serius.

Ketika istriku mengunjungi kantorku, Sarah baru
saja

keluar dari ruanganku. Hampir seluruh staff
menatap istriku dengan mata penuh simpati dan berusaha
untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara
dengannya. Ia kelihatan sedikit curiga, ia berusaha
tersenyum pada bawahan2ku. Tapi aku membaca ada
kelukaan di matanya.

Sekali lagi,Sarah berkata padaku, "He Ning,
ceraikan ia, OK?, lalu kita akan hidup bersama." Aku
mengangguk. Aku tahu aku

tidak boleh ragu2 lagi. Ketika malam itu istriku
menyiapkan makan malam, ku pegang tangannya, "Ada
sesuatu yang harus kukatakan" Ia duduk diam dan makan
tanpa bersuara. Sekali lagi aku melihat ada luka
dimatanya.

Tiba2 aku tidak tahu harus berkata apa. Tapi ia
harus

tahu kalo aku terus berpikir "aku ingin bercerai",
ku ungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang. Ia
seperti tidak terpengaruh oleh kata-kataku,tapi ia
bertanya secara lembut, "kenapa?". Aku menghindari
pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah. Ia
melemparkan

sumpit dan berteriak kepadaku "Kamu bukan
laki-laki"

Pada malam itu, kami saling membisu. Ia sedang
menanggis. Aku tahu kalau ia ingin tahu apa yang telah
terjadi dengan

perkawinan kami.

Tapi aku tidak bisa memberikan jawaban yang
memuaskan

sebab hatiku telah dibawa pergi oleh Sarah. Dengan
perasaan yang amat bersalah, aku menuliskan surat
perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil dan
30% saham dari perusahaanku. Ia memandangnya sekilas
dan mengoyaknya jadi beberapa bagian. Aku merasakan
sakit dalam hati.

Wanita yang telah 15 tahun hidup bersamaku
sekarang

menjadi seorang yang asing dalam hidupku. Tapi aku
tidak bisa

mengembalikan apa yang telah kuucapkan.

Akhirnya ia menanggis dengan keras
didepanku,dimana

hal tersebut tidak pernah kulihat sebelumnya.
Bagiku tangisannya merupakan suatu pembebasan untukku.
Ide perceraian telah menghantuiku dalam beberapa

minggu ini dan sekarang sungguh2 telah terjadi.

Pada larut malam, aku kembali ke rumah setelah
menemui

klienku. Aku melihat ia sedang menulis sesuatu.
Karena capek aku segera ketiduran.

Ketika aku terbangun tengah malam, aku melihat ia

masih menulis. Aku tertidur kembali. Ia menuliskan
syarat2 dari perceraiannya, ia tidak menginginkan
apapun dariku, tapi aku harus memberikan waktu sebulan

sebelum menceraikannya, dan dalam waktu sebulan
itu kami harus hidup bersama seperti biasanya.

Alasannya sangat sederhana, Anak kami akan segera

Menyelesaikan pendidikannya dan liburannya adalah
sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat
kehancuran rumah tangga kami. Ia menyerahkan
persyaratan tersebut dan bertanya, "He Ning, apakah
kamu masih ingat bagaimana aku memasuki rumah kita
ketika pada hari pernikahan kita?"

Pertanyaan ini tiba2 mengembalikan beberapa
kenangan

indah kepadaku. Aku mengangguk dan mengiyakan.
"Kamu membopongku dilenganmu",

katanya, :jadi aku punya sebuah permintaan yaitu
kamu

akan tetap membopongku pada waktu perceraian kita.
Dari sekarang sampai akhir bulan ini, setiap pagi kamu
harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu."
Aku menerima dengan senyum. Aku tahu ia merindukan
beberapa kenangan indah yang telah berlalu dan
berharap perkawinannya diakhiri dengan suasana
romantis. Aku memberitahu Sarah soal syarat2

perceraian dari istriku. Ia tertawa keras dan
berpikir

itu tidak ada gunanya. "Bagaimanapun trik yang ia
lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian
ini" ia mencemooh.

Kata2nya membuatku merasa tidak enak. Istriku dan
aku

Tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan
perceraian itu. Kami saling menganggap orang asing.
Jadi ketika aku

membopongnya di hari pertama, kami kelihatan salah
tingkah. Anak kami menepuk punggung kami, "wah, papa
membopong mama, mesra sekali"

Kata2nya membuatku merasa sakit. Dari kamar tidur
ke ruang duduk, lalu ke pintu, aku berjalan 10 meter
dengan ia dalam lenganku. Ia memejamkan mata dan
berkata dengan lembut, "Mari kita mulai hari ini,
jangan memberitahukan pada anak kita." Aku mengangguk,
merasa sedikit bimbang, aku melepaskan ia di pintu. Ia
pergi menunggu bus dan aku pergi kantor. Pada hari
kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di
dadaku,

kami begitu dekat sampai2 aku bisa mencium wangi
di bajunya. Aku menyadari bahwa aku telah sangat lama
tidak melihat dengan mesra wanita ini. Aku melihat
bahwa ia tidak muda lagi. Beberapa kerut tampak di
wajahnya.

Pada hari ketiga, ia berbisik kepadaku "Kebun di
luar

Sedang dibongkar. Hati2 kalau kamu lewat sana."

Hari keempat,ketika aku membangunkannya, aku
merasa

kalau kami masih mesra seperti sepasang suami
istri dan aku masih membopong kekasihku
dilenganku.Bayangan Sarah menjadi samar.

Pada hari kelima dan keenam,ia masih mengingatkan
aku beberapa hal, seperti dimana ia telah menyimpan
baju2ku yang telah ia setrika,aku harus hati2 saat
memasak dll. Aku mengangguk. Perasaan kedekatan terasa
semakin erat. Aku tidak

memberitahu Sarah tentang ini. Aku merasa begitu
ringan

membopongnya. Berharap setiap hari pergi ke kantor
bisa membuatku semakin kuat. Aku berkata padanya,
"kelihatannya tidaklah sulit membopongmu sekarang"

Ia sedang mencoba pakaiannya,aku sedang menunggu
untuk

Membopongnya keluar. Ia berusaha mencoba beberapa
tapi tidak bisa menemukan yang cocok. Lalu ia melihat
"Semua pakaianku kebesaran", Aku tersenyum. Tapi tiba2
aku menyadarinya sebab ia semakin kurus itu sebabnya
aku bisa membopongnya dengan ringan bukan disebabkan
aku semakin kuat.

Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya dalam
hati.

Sekali lagi aku merasakan perasaan sakit. Tanpa
sadar

Kusentuh kepalanya. Anak kami masuk pada saat itu.
"Pa,sudah

Waktunya membopong mama keluar" Baginya, melihat
papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian
penting. Ia memberikan isyarat agar anak kami
mendekatinya dan merangkulnya dengan erat. Aku
membalikkan wajah sebab aku takut akan berubah pikiran
pada detik terakhir. Aku menyangganya dilenganku,
berjalan dari kamar tidur,

melewati ruang duduk di teras. Tangannya
memegangku secara lembut dan alami. Aku menyanggah
badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari
pernikahan kami. Tapi ia kelihatan agak pucat dan
kurus, membuatku sedih.

Pada hari terakhir,ketikaaku membopongnya
dilenganku,

aku melangkah dengan berat. Anak kami telah pergi
ke sekolah. Ia berkata "sesungguhnya aku berharap kamu
akan membopongku sampai tua"

Aku memeluknya dengan kuat dan berkata "antara
kita saling tidak menyadari bahwa kehidupan kita
begitu mesra."

Aku melompat turun dari mobil. Aku takut
keterlambatan

akan membuat pikiranku berubah. Aku menaiki
tangga. Sarah membuka pintu. Aku berkata demikian,
"Maaf Sarah, aku tidak ingin bercerai. Aku serius "Ia
melihat kepadaku, kaget. Ia menyentuh dahiku "Kamu
tidak demam".

Kutepiskan tangannya dari dahiku. "Maaf Sarah, Aku
Cuma

bisa bilang maaf padamu, aku tidak ingin bercerai.
Kehidupan rumah tanggaku membosanku disebabkan ia dan
aku tidak bisa merasakan nilai2 dari kehidupan, bukan
disebabkan tidak saling mencintai lagi". "Sekarang aku
mengerti sejak aku membopongnya masuk ke rumahku, ia
telah melahirkan anakku. Aku akan menjaganya sampai
tua. Jadi aku minta maaf padamu." Sarah tiba2
tersadar. Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan
menutup pintu dengan kencang dan tangisannya meledak.

Aku menuruni tangga dan pergi ke kantor. Dalam
perjalanan aku

melewati sebuah toko bunga, ku pesan sebuah buket
bunga kesayangan istriku. Penjual bertanya apa yang
mesti ia tulis

dalam kartu ucapan?

Aku tersenyum dan menulis "Aku akan selalu
membopongmu setiap pagi sampai kita tua..."


it is nice story ?




Read More......