Monday, August 4, 2008

Mencintai Bukan Berarti Memiliki

Cinta.. apa seh cinta itu? adakah kisah asmara kamu yang mulus atau lancar-lancar aja, mungkin semua pasti pernah mengalami yang namanya masalah dalam percintaan, tapi aku rasa itu semua bisa menjadi pelajaran untuk lebih mendewasakan kita menjadi lebih baik, dan lebih hati-hati kelak dalam memilih pasangan, kisah yang akan saya ceritakan ini mungkin bisa dikatakan konyol dan kekanak-kanakan, tapi itulah yang namanya cinta, kadang kita tidak sadar bahwa apa yang kita perbuat itu sangat konyol,

Awal Augustus adalah awal dimana aku harus menjalani hari-hariku dengan menjomblo tanpa didampingi sang kekasih, sedih memang sedih dan menyakitkan, sempat berbuat konyol gak makan, gak keluar, malas kerja, itulah yang dinamakan hidup ada petemuan dan ada perpisahan, tidak semua hal yang kita rencanakan akan berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan mungkin dengan adanya masalah kayak gini akan bisa lebih menguatkan cinta kami, tapi mungkinkah itu terjadi atau mungkinkan kami akan berpisah selamanya? aku bingung dan g tau harus berbuat apa, curhat dengan teman-teman, mereka kasih nasihat macem-macem, suatu hari aku berpikir apa memang betul bahwa mencitai itu bukan berarti memiliki, tapi mungkin itu harus aku yakini, pria yang selama ini aku sayangi, dan aku harapkan bakal jadi pendamping hidupku dan bapak dari anak-anaku ternyata dia pergi untuk wanita lain, sedih bangat tapi apakah harus aku iyakan. aku sangat sayang ma dia, tapi haruskah aku memaksa dia untuk bersama aku lage? itu sangat mustahil, dan hanya satu yang aku katakan, aku harus mengiklaskan dia untuk dia, semoga dia bahagia, dan aku berdoa kalau memang dia jodohku Tuhan tolong satukan kami lage, dan kalau memang kami bukan jodoh semoga dia bahagia, dan semoga jodoh yang Tuhan berikan untukku adalah yang terbaik.

Read More......

Sunday, August 3, 2008

Setiap harimu adalah hari istimewa...

Sahabatku membuka laci tempat istrinya menyimpan
pakaian dalam dan membuka bungkusan berbahan sutra
"Ini, ......", dia berkata, "Bukan bungkusan yang
asing lagi". Dia membuka kotak itu dan memandang
pakaian dalam sutra serta kotaknya. "Istriku
mendapatkan ini ketika pertama kali kami pergi ke New
York, 8 atau 9 tahun yang lalu. Dia tidak pernah
mengeluarkan bungkusan ini. Karena menurut dia, hanya
akan digunakan untuk kesempatan yang istimewa.

Dia melangkah dekat tempat tidur dan meletakkan
bungkusan hadiah didekat pakaian yang dia pakai ketika
pergi ke pemakaman. Istrinya baru saja meninggal.
Dia menoleh padaku dan berkata :
"JANGAN PERNAH MENYIMPAN SESUATU UNTUK KESEMPATAN
ISTIMEWA, SETIAP HARI DALAM HIDUPMU ADALAH KESEMPATAN
YANG ISTIMEWA !"

Aku masih berpikir bahwa kata kata itu akhirnya
mengubah hidupku. Sekarang aku lebih banyak membaca
dan mengurangi bersih bersih. Aku duduk di sofa tanpa
khawatir tentang apapun. Aku meluangkan waktu lebih
banyak bersama keluargaku dan mengurangi waktu
bekerjaku. Aku mengerti bahwa kehidupan seharusnya
menjadi sumber pengalaman supaya bisa hidup, tidak
semata mata supaya bisa survive (bertahan hidup) saja.

Aku tidak berlama lama menyimpan sesuatu. Aku
menggunakan gelas gelas kristal setiap hari. Aku akan
mengenakan pakaian baru untuk pergi ke Supermarket,
jika aku menyukainya. Aku tidak menyimpan parfum
specialku untuk kesempatan istimewa, aku
menggunakannya kemanapun aku menginginkannya.
Kata kata "Suatu hari ." dan Satu saat nanti
....."sudah lenyap dari kamusku. Jika dengan melihat,
mendengar dan melakukan sesuatu ternyata bisa menjadi
berharga, aku ingin melihat, mendengar atau
melakukannya sekarang.

Aku ingin tahu apa yang dilakukan oleh istri temanku
apabila dia tahu dia tidak akan ada di sana pagi
berikutnya, ini yang tak seorangpun mampu
mengatakannya. Aku berpikir, dia mungkin sedang
menelepon rekan rekannya serta sahabat terdekatnya.
Barangkali juga dia menelpon teman lama untuk berdamai
atas perselisihan yang pernah mereka lakukan. Aku suka
berpikir bahwa dia mungkin pergi makan Martabak
Spesial, makanan favoritnya. Semua ini adalah hal hal
kecil yang mungkin akan aku sesali jika tak aku
lakukan, jika aku tahu waktu sudah dekat.

Aku akan menyesalinya, karena aku tidak akan lebih
lama lagi melihat teman teman yang akan aku temui,
juga surat surat yang ingin aku tulis Suatu hari
nanti". Aku akan menyesal ! dan merasa sedih, karena
aku tidak sempat mengatakan betapa aku mencintai
orangtuaku, saudara saudaraku dan teman2ku.
Sekarang, aku mencoba untuk tidak menunda atau
menyimpan apapun yang bisa membuatku tertawa dan bisa
membuatku menikmati hidup. Dan, setiap pagi, aku
berkata kepada diriku sendiri bahwa hari ini akan
menjadi hari istimewa. Setiap hari, setiap jam, setiap
menit, adalah istimewa.

Apabila kamu mendapatkan pesan ini, itu karena
seseorang peduli padamu, dan karena mungkin ada
seseorang yang kamu pedulikan. Jika kamu terlalu sibuk
untuk mengirimkan pesan ini kepada orang lain dan kamu
berkata kepada dirimu sendiri bahwa kamu akan
mengirimkannya "Suatu saat nanti", ingatlah bahwa
"Suatu saat" itu sangat jauh ....... Dan mungkin tidak
akan pernah datang .




Read More......

WHEN YOU DIVORCE ME, CARRY ME OUT IN YOUR ARMS

Pada hari pernikahanku, aku membopong istriku.
Mobil
Pengantin berhenti di depan flat kami yang cuma
berkamar satu. Sahabat2ku menyuruhku untuk
membopongnya begitu keluar dari mobil. Ia Jadi
kubopong ia memasuki rumah kami. Ia kelihatan
malu-malu. Aku adalah seorang pengantin pria yang
sangat bahagia. Ini adalah kejadian 15 tahun yang
lalu.
Hari2 selanjutnya berlalu demikian simpel seperti
secangkir air bening. Kami hanya mempunyai seorang
anak,

saya terjun ke dunia usaha dan berusaha untuk
menghasilkan banyak uang.

Begitu kemakmuran meningkat, jalinan kasih
diantara

Kami pun semakin surut. Ia adalah pegawai sipil.
Setiap

pagi kami berangkat kerja bersama-sama dan sampai
di rumah juga pada waktu yang bersamaan.

Anak kami sedang belajar di luar negeri.
Perkawinan

Kami kelihatan bahagia. Tapi ketenangan hidup
berubah

dipengaruhi oleh perubahan yang tidak
kusangka-sangka. Sarah hadir dalam kehidupanku.

Waktu itu adalah hari cerah, aku berdiri di balkon

dengan Sarah yang sedang merangkulku. Hatiku
sekali lagi terbenam dalam aliran cintanya

ini adalah apartement yang kubelikan untuknya.
Sarah

berkata: "Kamu adalah jenis pria terbaik yang
menarik para gadis." Kata2nya tiba2 mengingatkanku
pada istriku, ketika

kami baru menikah, istriku pernah berkata, "Pria

sepertimu,begitu sukses,akan menjadi sangat
menarik bagi para gadis." berpikir tentang itu, aku
menjadi ragu2, aku tahu kalau aku telah menghianati
istriku. Tapi aku tidak sanggup menghentikannya. Aku
melepas tangan Sarah dan

berkata, "kamu harus pergi membeli beberapa
perabot, OK? Aku ada sedikit urusan di kantor."
Kelihatan ia jadi tidak senang karena aku telah
berjanji menemaninya.

Pada saat tersebut, ide perceraian menjadi semakin

Jelas dipikiranku walaupun kelihatan tidak
mungkin.

Bagaimanapun, aku merasa sangat sulit untuk
membicarakan hal ini pada istriku. Walau bagaimanapun
ku jelaskan, ia pasti akan sangat terluka.

Sejujurnya, ia adalah seorang istri yang baik.
Setiap

malam ia sibuk menyiapkan makan malam. Aku duduk

santai di depan TV, makan malam akan segera
tersedia. Lalu kami akan menonton TV sama2 atau aku
akan menghidupkan komputer, membayangkan tubuh Sarah.
Ini adalah hiburan bagiku.

Suatu hari berbicara dalam canda, "seandainya kita

bercerai, apa yang akan kau lakukan?" Ia menatap

padaku selama beberapa detik tanpa bersuara.
Kenyataannya ia percaya bahwa perceraian adalah
sesuatu yang sangat jauh dari

bayangannya. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana
ia akan menghadapi kenyataan jika tahu bahwa aku
serius.

Ketika istriku mengunjungi kantorku, Sarah baru
saja

keluar dari ruanganku. Hampir seluruh staff
menatap istriku dengan mata penuh simpati dan berusaha
untuk menyembunyikan segala sesuatu selama berbicara
dengannya. Ia kelihatan sedikit curiga, ia berusaha
tersenyum pada bawahan2ku. Tapi aku membaca ada
kelukaan di matanya.

Sekali lagi,Sarah berkata padaku, "He Ning,
ceraikan ia, OK?, lalu kita akan hidup bersama." Aku
mengangguk. Aku tahu aku

tidak boleh ragu2 lagi. Ketika malam itu istriku
menyiapkan makan malam, ku pegang tangannya, "Ada
sesuatu yang harus kukatakan" Ia duduk diam dan makan
tanpa bersuara. Sekali lagi aku melihat ada luka
dimatanya.

Tiba2 aku tidak tahu harus berkata apa. Tapi ia
harus

tahu kalo aku terus berpikir "aku ingin bercerai",
ku ungkapkan topik ini dengan serius tapi tenang. Ia
seperti tidak terpengaruh oleh kata-kataku,tapi ia
bertanya secara lembut, "kenapa?". Aku menghindari
pertanyaannya. Jawaban ini membuat ia sangat marah. Ia
melemparkan

sumpit dan berteriak kepadaku "Kamu bukan
laki-laki"

Pada malam itu, kami saling membisu. Ia sedang
menanggis. Aku tahu kalau ia ingin tahu apa yang telah
terjadi dengan

perkawinan kami.

Tapi aku tidak bisa memberikan jawaban yang
memuaskan

sebab hatiku telah dibawa pergi oleh Sarah. Dengan
perasaan yang amat bersalah, aku menuliskan surat
perceraian dimana istriku memperoleh rumah, mobil dan
30% saham dari perusahaanku. Ia memandangnya sekilas
dan mengoyaknya jadi beberapa bagian. Aku merasakan
sakit dalam hati.

Wanita yang telah 15 tahun hidup bersamaku
sekarang

menjadi seorang yang asing dalam hidupku. Tapi aku
tidak bisa

mengembalikan apa yang telah kuucapkan.

Akhirnya ia menanggis dengan keras
didepanku,dimana

hal tersebut tidak pernah kulihat sebelumnya.
Bagiku tangisannya merupakan suatu pembebasan untukku.
Ide perceraian telah menghantuiku dalam beberapa

minggu ini dan sekarang sungguh2 telah terjadi.

Pada larut malam, aku kembali ke rumah setelah
menemui

klienku. Aku melihat ia sedang menulis sesuatu.
Karena capek aku segera ketiduran.

Ketika aku terbangun tengah malam, aku melihat ia

masih menulis. Aku tertidur kembali. Ia menuliskan
syarat2 dari perceraiannya, ia tidak menginginkan
apapun dariku, tapi aku harus memberikan waktu sebulan

sebelum menceraikannya, dan dalam waktu sebulan
itu kami harus hidup bersama seperti biasanya.

Alasannya sangat sederhana, Anak kami akan segera

Menyelesaikan pendidikannya dan liburannya adalah
sebulan lagi dan ia tidak ingin anak kami melihat
kehancuran rumah tangga kami. Ia menyerahkan
persyaratan tersebut dan bertanya, "He Ning, apakah
kamu masih ingat bagaimana aku memasuki rumah kita
ketika pada hari pernikahan kita?"

Pertanyaan ini tiba2 mengembalikan beberapa
kenangan

indah kepadaku. Aku mengangguk dan mengiyakan.
"Kamu membopongku dilenganmu",

katanya, :jadi aku punya sebuah permintaan yaitu
kamu

akan tetap membopongku pada waktu perceraian kita.
Dari sekarang sampai akhir bulan ini, setiap pagi kamu
harus membopongku keluar dari kamar tidur ke pintu."
Aku menerima dengan senyum. Aku tahu ia merindukan
beberapa kenangan indah yang telah berlalu dan
berharap perkawinannya diakhiri dengan suasana
romantis. Aku memberitahu Sarah soal syarat2

perceraian dari istriku. Ia tertawa keras dan
berpikir

itu tidak ada gunanya. "Bagaimanapun trik yang ia
lakukan, ia harus menghadapi hasil dari perceraian
ini" ia mencemooh.

Kata2nya membuatku merasa tidak enak. Istriku dan
aku

Tidak mengadakan kontak badan lagi sejak kukatakan
perceraian itu. Kami saling menganggap orang asing.
Jadi ketika aku

membopongnya di hari pertama, kami kelihatan salah
tingkah. Anak kami menepuk punggung kami, "wah, papa
membopong mama, mesra sekali"

Kata2nya membuatku merasa sakit. Dari kamar tidur
ke ruang duduk, lalu ke pintu, aku berjalan 10 meter
dengan ia dalam lenganku. Ia memejamkan mata dan
berkata dengan lembut, "Mari kita mulai hari ini,
jangan memberitahukan pada anak kita." Aku mengangguk,
merasa sedikit bimbang, aku melepaskan ia di pintu. Ia
pergi menunggu bus dan aku pergi kantor. Pada hari
kedua, bagi kami terasa lebih mudah. Ia merebah di
dadaku,

kami begitu dekat sampai2 aku bisa mencium wangi
di bajunya. Aku menyadari bahwa aku telah sangat lama
tidak melihat dengan mesra wanita ini. Aku melihat
bahwa ia tidak muda lagi. Beberapa kerut tampak di
wajahnya.

Pada hari ketiga, ia berbisik kepadaku "Kebun di
luar

Sedang dibongkar. Hati2 kalau kamu lewat sana."

Hari keempat,ketika aku membangunkannya, aku
merasa

kalau kami masih mesra seperti sepasang suami
istri dan aku masih membopong kekasihku
dilenganku.Bayangan Sarah menjadi samar.

Pada hari kelima dan keenam,ia masih mengingatkan
aku beberapa hal, seperti dimana ia telah menyimpan
baju2ku yang telah ia setrika,aku harus hati2 saat
memasak dll. Aku mengangguk. Perasaan kedekatan terasa
semakin erat. Aku tidak

memberitahu Sarah tentang ini. Aku merasa begitu
ringan

membopongnya. Berharap setiap hari pergi ke kantor
bisa membuatku semakin kuat. Aku berkata padanya,
"kelihatannya tidaklah sulit membopongmu sekarang"

Ia sedang mencoba pakaiannya,aku sedang menunggu
untuk

Membopongnya keluar. Ia berusaha mencoba beberapa
tapi tidak bisa menemukan yang cocok. Lalu ia melihat
"Semua pakaianku kebesaran", Aku tersenyum. Tapi tiba2
aku menyadarinya sebab ia semakin kurus itu sebabnya
aku bisa membopongnya dengan ringan bukan disebabkan
aku semakin kuat.

Aku tahu ia mengubur semua kesedihannya dalam
hati.

Sekali lagi aku merasakan perasaan sakit. Tanpa
sadar

Kusentuh kepalanya. Anak kami masuk pada saat itu.
"Pa,sudah

Waktunya membopong mama keluar" Baginya, melihat
papanya sedang membopong mamanya keluar menjadi bagian
penting. Ia memberikan isyarat agar anak kami
mendekatinya dan merangkulnya dengan erat. Aku
membalikkan wajah sebab aku takut akan berubah pikiran
pada detik terakhir. Aku menyangganya dilenganku,
berjalan dari kamar tidur,

melewati ruang duduk di teras. Tangannya
memegangku secara lembut dan alami. Aku menyanggah
badannya dengan kuat seperti kami kembali ke hari
pernikahan kami. Tapi ia kelihatan agak pucat dan
kurus, membuatku sedih.

Pada hari terakhir,ketikaaku membopongnya
dilenganku,

aku melangkah dengan berat. Anak kami telah pergi
ke sekolah. Ia berkata "sesungguhnya aku berharap kamu
akan membopongku sampai tua"

Aku memeluknya dengan kuat dan berkata "antara
kita saling tidak menyadari bahwa kehidupan kita
begitu mesra."

Aku melompat turun dari mobil. Aku takut
keterlambatan

akan membuat pikiranku berubah. Aku menaiki
tangga. Sarah membuka pintu. Aku berkata demikian,
"Maaf Sarah, aku tidak ingin bercerai. Aku serius "Ia
melihat kepadaku, kaget. Ia menyentuh dahiku "Kamu
tidak demam".

Kutepiskan tangannya dari dahiku. "Maaf Sarah, Aku
Cuma

bisa bilang maaf padamu, aku tidak ingin bercerai.
Kehidupan rumah tanggaku membosanku disebabkan ia dan
aku tidak bisa merasakan nilai2 dari kehidupan, bukan
disebabkan tidak saling mencintai lagi". "Sekarang aku
mengerti sejak aku membopongnya masuk ke rumahku, ia
telah melahirkan anakku. Aku akan menjaganya sampai
tua. Jadi aku minta maaf padamu." Sarah tiba2
tersadar. Ia memberikan tamparan keras kepadaku dan
menutup pintu dengan kencang dan tangisannya meledak.

Aku menuruni tangga dan pergi ke kantor. Dalam
perjalanan aku

melewati sebuah toko bunga, ku pesan sebuah buket
bunga kesayangan istriku. Penjual bertanya apa yang
mesti ia tulis

dalam kartu ucapan?

Aku tersenyum dan menulis "Aku akan selalu
membopongmu setiap pagi sampai kita tua..."


it is nice story ?




Read More......

PERSEMBAHANKU UNTUK WANITA

(By Kendrick Sumolang)
Pagi ini, 18 Agustus 2007 aku menerima sms dari seorang teman baikku. Seorang wanita. SMS tersebut menyebutkan bahwa dia menyukai seorang pria yang wajahnya cukup di kenal di televisi belakangan ini. Kebetulan aku cukup kenal kenal dengan presenter muda berbakat itu dan kami sesekali SMS-an saling menanyakan kabar masing-masing.
Kepada temanku itu aku berkata, "Sangat manusiawi hehehe ... Tetapi dia sudah punya kekasih. Kalaupun belum kamu mesti bersaing dengan ratusan wanita yang mungkin memiliki rasa yang sama. Coba aja.."
Sejujurnya, aku sudah sering mendengar teman-teman wanitaku sharing dia menyukai pria ini, pria itu dan entah siapa lagi selanjutnya. Bahkan aku pernah membaca blog seorang wanita yang aku kenal baik, di dalamnya ia menulis bagaimana ia suka dengan seorang pria dan sangat berharap dapat menjadi kekasihnya. Ia merindukan sang arjuna yang belum tentu tahu apa yang ia rasakan. Bagai pungguk merindukan bulan. Kasihan ...
Di usiaku yang sudah menginjak 28 tahun, tentunya aku memiliki banyak teman pria dan wanita yang sebaya denganku. Kalaupun di bawah atau di atas, usianya tidak jauh-jauh dari angka tersebut.
Aku coba untuk merenung, kenapa beberapa bahkan mungkin banyak teman wanitaku atau lebih tepatnya para wanita belum menemukan seorang pria yang bakal menjadi pasangan hidupnya. Padahal setahuku, bagaimanapun minus-nya seorang wanita (kalau ia menganggap dirinya demikian), paling tidak pernah satu kali "ditembak" pria, dengan kalimat ini, "Aku menyukaimu" atau "Bersediakah engkau menjalani hubungan yang lebih serius denganku?".
Kenapa aku bisa begitu yakin? Mari aku ceritakan:
Selama 5 tahun lebih aku bekerja di sebuah rumah produksi yang menayangkan acara Solusi di salah satu stasiun televisi swasta itu, banyak kisah nyata mirip Cinderella yang aku temukan. Ini benar-benar nyata! So rea! Bukan sinetron, bukan film.
Sebut saja Maria Beatrix, gadis yang pernah dijuluki "si buruk rupa" dengan bentuk tangan dan kaki yang sama sekali tidak sempurna, menggunakan kursi roda, namun menemukan "pangeran" yang baik hati berdarah Inggris. Pria ini begitu setia mendampinginya bahkan berhasil mengajarinya berenang. Hari ini mungkin mereka sudah menikah.
Ada juga Indrawati, manusia terpendek Indonesia yang pernah masuk MURI karena bisa melahirkan dengan normal. Kalau melihat bentuk fisiknya, sangat tidak sempurna, namun menemukan seorang suami dari kalangan terhormat dan sangat mencintainya dengan sepenuh hati.
Di Bandung, kami juga memiliki narasumber si pelukis Patricia Saerang, seorang yang melukis dengan kakinya atau mulutnya karena tidak memiliki tangan. Namun menemukan pria berdarah Eropa yang sangat mencintainya. Hari ini mereka sudah menikah dan hidup bahagia.
Jadi, kalau mau banding-bandingan dengan wanita-wanita yang aku sebutkan diatas, bagaimana mungkin kalau teman-teman wanita ku itu belum bisa menemukan "sang pangeran cinta" ? Busyett! Kalau mau banding-bandingan, teman-teman wanitaku itu tergolong wanita yang cantik, dengan fisik yang nyaris sempurna dan memiliki pekerjaan yang bagus. Setelah aku analisa, inilah inti permasalahannya:
Ternyata banyak wanita tidak tahu kuncinya. Untuk membuka baut ukuran 12, kita harus menggunakan kunci ring atau kunci pas dengan ukuran yang sama, 12. Sebut saja hal apa lagi yang lain sebagai perumpamaan. Dari zaman Adam dan Hawa sampai sekarang, wanita memang didesain untuk tidak memulai terlebih dahulu dalam hal cinta.
Ekstrimnya, wanita dilarang jatuh cinta terlebih dahulu dan mengejar-ngejar pria. Karena wanita memang tidak di desain untuk itu. Perihal ada budaya di daerah tertentu dimana pria di lamar oleh wanita, aku sangat tidak berminat membahasnya. Dan sampai hari aku masih menganggapnya sebuah keanehan. Aneh! Namun aku menghormatinya.
Aku suka kata-kata ini: Cowok menang milih, cewek menang nolak! Kedengarannya win-win solution. Ya - bisa begitu. Cowok memang bisa memilih wanita mana saja yang dia suka. Cowok bisa saja jatuh cinta dengan wanita mana saja yang hatinya memang "jatuh". Toh, sampai hari ini jumlah cewek di dunia ini jauh lebih banyak dari cowok.
Di Batam, para wanita bahkan sering bertengkar memperebutkan pria, karena komposisi antara wanita dan pria di kota ini memang sangat tidak seimbang. Jumlah wanitanya jauhh lebih banyak dari pria.
Cowok kalau nembak cewek ditolak, respon selanjutnya ada dua, pertama: mencoba lagi untuk kedua, ketiga, keempat, atau kesekian kalinya atau kedua, tidak melanjutkan dan berkelana mencari yang lain lagi. Toh, jumlah wanita jauh lebih banyak dari pria. Dan harga diri seorang pria tidak akan turun dan tercabik-cabik hanya karena cintanya ditolak. Karena pria seorang pejuang sejati, dia pasti akan mencoba dan mencoba lagi. Sampai dapat! "Emang cewek elo doang?" . Pikiran seperti itu ada kadang di sana .
Tetapi kalau wanita begitu agresif terhadap pria, lalu kemudian ditolak hehhee .. Jawab sendiri kata yang tepat untuk itu.
Pria dan wanita sama-sama didesain untuk menjadi pemenang. Menang! Cowok menang milih, cewek menang nolak. Masalahnya sekarang banyak wanita yang mencoba untuk merubahnya menjadi: Cewek menang milih. Jadi kalau cewek menang milih maka berarti cowok menang nolak!
Bagi para cowok, kalau ditolak adalah hal yang biasa. Memang sedih untuk sesaat. Tapi tidak untuk meratapinya. Lagipula cowok didesain lebih banyak "bermain" pikiran, daripada perasaan. Masalahnya, apakah para cewek siap kalau ditolak cowok setelah "menang" milih cowok yang mana aja?
Untuk menjawab pertanyaan ini, aku mau membagikan hal ini kepada para wanita, khususnya.
Paling tidak ada dua wanita yang paling dekat denganku, yang aku ketahui sangat bahagia. Pertama adalah ibuku sendiri. Ya, mama. Ibuku melepaskan masa gadisnya ketika usianya 23 tahun, dilamar ayahku, seorang pria tampan berumur 32 tahun dengan tubuh proposional.
Ketika pertama kali bertemu ibuku, ayahku benar-benar jatuh cinta kepadanya. Padahal saat itu, seorang wanita sedang tergila-gila kepadanya dan menjadi begitu agresif. Ia ingin memiliki ayahku. Tetapi sebenarnya pria tidak bisa berdusta, dan jarang berpura-pura. Ayahku tidak mencintainya. Namun wanita itu memaksanya. Ayahku pria sejati yang harus selalu memulai dan tidak bisa didahului seperti itu. Kepada ibukulah, ayahku jatuh cinta. Mereka menikah pada tahun 1978. Ayahku berkali-kali jatuh cinta dengan wanita yang sama, yaitu ibuku.
Usia pernikahan mereka sudah 29 tahun dan perkawinan mereka bertambah kuat dari hari ke hari. Aku pikir, ibuku adalah wanita yang paling bahagia di bumi ini karena dia tahu kuncinya. Dia dicintai dan diperlakukan bak ratu.
Kemudian yang kedua, saudaraku satu-satunya. Adik perempuanku yang manis itu. Di usianya yang 26 tahun seorang pria yang sangat mencintainya dan telah setia menunggunya selama 6 tahun, menyatakan keinginannya untuk menghabiskan waktunya nanti bersamanya. Meskipun enam tahun yang lalu, adikku tidak meresponinya, namun akhirnya ia luluh juga. Kali ini adikku tahu kuncinya: bahwa wanita didesain untuk DICINTAI dan bukan memulai untuk mencintai.
Sebelumnya, aku tahu adikku berharap dapat menjalani hubungan dengan seorang pria gagah dari angkatan laut. Namun pria itu ternyata tidak sepenuh hati mencintainya. Ia sadar, bahwa ia harus melupakan pria itu dan memberi kesempatan untuk yang lain. Hari ini adikku, diperlakukan bak ratu oleh kekasihnya. Begitu dicintai, dilindungi, diperhatikan dan hubungan mereka semakin menunjukkan kualitas yang semakin baik, hari ke hari.
Aku pikir, adikku wanita yang paling bahagia saat ini. Karena seorang pria datang kepadanya dan mencintainya dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa.
Sebaliknya, aku menemukan ada wanita yang memulai terlebih dahulu, begitu agresif dan sangat mencintai seorang pria dan akhirnya memang mendapatkannya dan bahkan menikah dengannya. Namun sayang, sesungguhnya dia tidak pernah mendapatkan cinta dari suaminya. Karena suaminya punya cinta yang lain. Dan wanita itu harus membayar harganya. Sangat mahal. Ia harus berkorban selama perkawinannya berlangsung. Ia harus berkorban materi yang terus-menerus dan yang paling menyedihkan selalu korban perasaan.
Padahal bukankah seharusnya suaminya yang memenuhi kebutuhan materinya? Muka mereka menjadi begitu kusut dan tubuh mereka menjadi begitu kering. Karena tidak 'disirami' cinta suaminya. Karena sekali lagi, suaminya punya cinta yang lain.
Para wanita, daripada engkau mencintai pria yang tidak mencintaimu, atau hanya sekedar berpura-pura mencintaimu, mengapa engkau tidak belajar mencintai pria yang sangat mencintaimu dan memperlakukanmu dengan begitu berharga? Mungkin awalnya engkau tidak begitu menyukainya. Namun jika mengingat bahwa ia begitu mencintaimu, mengapa wanita tidak mencoba untuk BELAJAR mencintainya dan memberinya kesempatan.
Percayalah bahwa dalam kamus pria tidak ada istilah BELAJAR mencintai. Mau wanita yang ditujunya seperti apa, mau gemuk, mau pendek, mau rada tulalit atau sebut saja kekurangan lainnya, percayalah bahwa pria adalah makhluk yang jatuh cinta, bukan belajar untuk mencintai. Tetapi, wanita bisa BELAJAR mencintai.
Tatkala melihat kegigihan seorang pria yang tidak pernah berhenti menaklukkan hatinya, tatkala melihat pengorbanan, perhatian dan kasih sayang yang diberikan, aku mendengar banyak kesaksian akhirnya wanita menyerah.
Berdasarkan apa yang aku lihat, bahkan aku mengadakan riset untuk hal ini, wanita yang bijak adalah wanita yang jatuh cinta dengan pria yang terlebih dahulu jatuh cinta kepadanya. Bukan jatuh cinta dengan pria yang pura-pura jatuh cintanya kepadanya.
Bagi pria, Anda dilarang untuk berpura-pura jatuh cinta. Karena setelah engkau menjalaninya, lama-lama pura-pura itu akan hilang dan engkau pasti akan berkelana mencari cinta yang lain. Bukan yang pura-pura. Karena bagaimanapun engkau tidak bisa membohongi dirimu sendiri.
Kalau aku mencoba untuk pura-pura mencintai wanita yang pernah sangat mencintaiku, mungkin hari ini aku sudah memiliki anak dengannya dan sudah menjadi orang kaya secara materi. Tetapi aku pasti membuatnya menderita karena kepura-puraan itu. Aku akan berkelana mencari cinta yang lain. Dan itu sangat menyakitkan. Karena hubungan itu sudah sampai kepada pernikahan, mau tidak mau kita harus tetap meneruskannya, kalau tidak mau anak-anak yang menjadi korban perceraian. Namun harganya terlalu mahal untuk dibayar.
Para pria tidak dibenarkan untuk menjadi begitu brengsek dan memanfaatkan wanita yang jatuh cinta kepadanya, sementara itu sendiri punya cinta yang lain. Para pria tidak dibenarkan menjadi begitu bejat untuk memanfaatkan
uang, fasilitas dan materi yang diberikan oleh wanita yang mencintainya, dengan harapan bisa mendapatkan cinta sang pria. Itu pria yang licik dan pengecut.
Untuk para wanita, mungkin kalian gelisah di usia yang hampir menginjak kepala tiga belum menemukan pasangan sejati. Mungkin ia sudah datang, tetapi Anda datang, tetapi Anda menolaknya. Karena memang anda didesain untuk "menang nolak".
Tetapi mungkin saja anda lupa kuncinya. Kuncinya adalah anda sebaiknya jangan memulai terlebih dahulu dan kalau sulit menjangkaunya, anda menjadi begitu agresif. Anda harus tahu kuncinya bahwa anda didesain untuk dicintai dan diperlakukan bak ratu. Bukan menjadi seorang yang mengejar-ngejar pria.
Berulang kali kukatakan kepada teman-teman wanitaku. "Kalau ada seorang pria yang datang kepada kalian dan menyatakan cintanya, berpikirlah dua kali untuk menolaknya." Jangan sampai anda menyesal di kemudian hari.
Aku tidak menyarankan kalian untuk terburu-buru menjawab, "Ya". Aku hanya mengatakan, "Berpikir dua kali terlebih dahulu untuk menolaknya." Siapa tahu, ini cinta sejatimu?
Wanita, anda begitu berharga. Ciptaan terindah. Anda ditentukan untuk begitu dicintai, dikagumi, dilindungi, dikasihi, diperhatikan, diayomi dan aku tidak tahu harus menyebutnya apa lagi .. ; Kalian ditentukan untuk diperlakukan bak ratu setiap hari.
Karena manusia ditentukan untuk hidup berpasang-pasangan, hai para wanita, bersiap-siaplah seorang pangeran cinta datang kepadamu, menyatakan betapa ia ingin menghabiskan waktunya bersamamu, dan memberikan seluruh cintanya kepadamu. Namun, ketika pangeran cinta itu datang, apakah engkau akan langsung menolaknya? Atau "berpikirlah dua kali untuk berkata 'tidak'", karena siapa tahu ini orang yang akan memperlakukanmu bak ratu. Tidak peduli bentuk fisikmu, tidak peduli tingkat pendidikanmu bahkan tidak peduli masa lalumu. Ia akan datang dengan kata-kata ini, "Aku mencintaimu walaupun - ."
Tulisan ini aku dedikasikan untuk para wanita - Ciptaan Terindah




Read More......

Menguji Pasangan kita

Pertanda 1
Rahasia sepasang kekasih agar bisa memiliki umur hubungan yang panjang
adalah adanya
saling berbagi. Anda dan dia selalu bisa saling membantu, entah itu
pekerjaan sepele atau
besar.Paling penting adalah Anda berdua selalu bisa menikmati segala aspek
kehidupan secara bersama sama. Dan semuanya terasa amat menyenangkan
meskipun tanpa harus melibatkan orang lain. Nah, apakah Anda sudah merasakan
hal tersebut? Jika ya, selamat berarti ada harapan bahwa dia adalah calon
pendamping hidup Anda!

Pertanda 2
Salah satu kriteria yang menentukan cocok tidaknya dia itu jodoh Anda atau
bukan adalah
kemampuannya bersikap santai di depan Anda.
Coba sekarang perhatikan, apakah gerak geriknya, caranya berpakaian, gaya
rambutnya, caranya berbicara serta tertawanya mengesankan apa adanya? Apakah
setiap ucapannya selalu tampak spontan dan tidak dibuat buat ? Jika tidak,
(maaf)
kemungkinan besar dia bukan jodoh Anda.

Pertanda 3
Adanya kontak bathin membuat hati Anda berdua bisa selalu saling tahu. Dan
bila Anda atau si dia bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi serta
perasaanya satu sama lainnya pada situasi tertentu. Selamat! Mungkin
sebenarnya dialah belahan jiwa Anda yang tersimpan...

Pertanda 4
Bersamanya bisa membuat perasaan Anda menjadi santai, nyaman tanpa perasaan
tertekan.
Berjam jam bersamanya, setiap waktu dan setiap hari tak membuat Anda merasa
bosan.. Ini bisa sebagai pertanda bahwa Anda berdua kelak bisa saling
terikat.

Pertanda 5
Dia selalu ada untuk Anda dalam situasi apapun.
Dan dia selalu bisa memahami cuaca dalam hati Anda baik dalam suka dan duka.
Percayalah pasangan yang berjodoh pasti tak takut mengalami pasang surut
saat bersama. Sekarang, ingat ingat kembali. Apakah dia orang pertama yang
datang memberi bantuan tatkala Anda dirundung musibah? Dia selalu paham saat
PMS Anda datang menyerang? Dia tau keadaan waktu anda sakit.........Jika ya,
tak salah lagi. Dialah orangnya...

Pertanda 6
Dia tak terlalu peduli dengan masa lalu keluarga Anda, dia tak peduli dengan
masa lalu Anda saat bersama kekasih terdahulu. Dia juga tak malu malu
menceritakan masa lalunya.. Nah, kalau begitu ini bisa berarti dia sudah
siap menerima Anda apa adanya..

Pertanda 7
Setiap orang pasti memiliki kekurangan, dan Anda tak malu malu
memperlihatkannya pada si dia.
Bahkan pada saat Anda tampil 'buruk' di depannya sekalipun, misalnya saat
Anda bangun tidur atau saat Anda sakit dan tak mandi selama dua hari.

Pertanda 8
Bila Anda merasa rahasia Anda bisa lebih aman di tangannya daripada di
tangan sahabat sahabat Anda. Atau Anda merasa sudah tak bisa lagi menyimpan
rahasia apapun darinya, maka berbahagialah! Karena ini bisa berarti pasangan
sejati telah Anda temukan



Read More......

"LOVE DOESN'T NEED A REASON"

Lady : Why do you like me..? Why do you love me?

Man : I can't tell the reason.. but I really like you..

Lady : You can't even tell me the reason... how can you say you like me? How can you say you love me?

Man : I really don't know the reason, but I can prove that I love you.

Lady : Proof? No! I want you to tell me the reason. My friend's boyfriend can tell her why he loves her but not you!

Man : Ok..ok!!! Erm... because you are beautiful, because your voice is sweet, because you are caring, because you are loving, because you are thoughtful, because of your smile, because of your every movements.

The lady felt very satisfied with the man's answer. Unfortunately, a few days later, the Lady met with an accident and became comma. The Guy then placed a letter by her side, and here is the content:

Darling,

Because of your sweet voice that I love you... Now can you talk? No! Therefore I cannot love you.

Because of your care and concern that I like you.. Now that you cannot show them, therefore I cannot love you.

Because of your smile, because of your every movements that I love you.. Now can you smile? Now can you move? No, therefore I cannot love you...

If love needs a reason, like now, there is no reason for me to love you anymore.

Do love need a reason? NO!

Therefore, I still love you... And love doesn't need a reason.

" Sometimes the best and the most beautiful things in the world cannot be seen, cannot be touched, but can be felt in the heart



Read More......

Kisah Sepotong Celana

Ada seorang pria karena hendak menghadiri reuni teman-teman SD-nya, maka pada
keesokan harinya dia khusus pergi ke toko membeli sepotong celana panjang baru
dan cukup mahal harganya.

Sesampai di rumah dia mencoba memakai celana barunya itu sekali lagi, dan
menemukan kalau celana yang baru saja dibelinya itu kepanjangan 10 cm, dia lalu
meminta tolong kepada ibunya untuk memperbaiki. Sang Ibu mengatakan bahwa dia
sedang tidak enak badan, sehingga ingin istirahat lebih awal. Jadi malam ini
sang Ibu tidak bisa memperbaiki celana itu, kemudian dia mencari istrinya untuk
meminta tolong memperbaiki celana barunya. Istrinya bilang bahwa dia masih
punya banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan malam ini, sehingga tidak
ada waktu untuk memperbaiki celana itu. Si pria itu tidak putus asa dan mencari
anak perempuannya untuk minta tolong, ternyata anaknya berkata bahwa malam ini
sudah mempunyai janji dengan teman prianya untuk pergi ke pesta, jadi malam ini
tidak bisa memperbaiki.


Akhirnya si pria ini berpikir kalau memang demikian besok dia akan memakai
celana panjang yang lama saja untuk hadir di reuni itu.

Malam itu ibu si pria itu berpikir, "Anakku itu biasanya sangat berbakti
kepadaku, apabila dia minta tolong, maka tidaklah baik jika ditolak."
Maka si Ibu itu bangun dan memperbaiki celana anaknya, kemudian celana itu
dipotongnya sepanjang 10 cm.

Setelah agak malaman, si istri pria itu, telah menyelesaikan semua pekerjaan
rumahnya dan berpikir,"Suamiku ini biasanya sangat sabar, hari ini karena
dia tidak bisa menjahit barulah meminta tolong, karena itu tidaklah baik kalau
sampai ditolak." Maka sang istri memperbaiki celana itu dan dipotongnya
sepanjang 10 cm.

Ketika putri pria itu pulang dari pestanya, saat tiba dirumah tengah malam dia
berpikir, "Ayah tidak melarangku pergi pesta malam ini dengan teman
priaku, sudah seharusnya aku berterima kasih kepada ayah." Maka
dipotonglah celana ayahnya sepanjang 10 cm.

Keesokkan paginya ke 3 wanita ini masing-masing menceritakan kepada pria itu,
bahwa mereka telah memperbaiki celana barunya. Dengan terkejut dia mencoba
memakai celana panjang itu, dan ternyata memang sudah sangat kependekan. Lalu
bagaimana reaksinya?
Dia tertawa terbahak-bahak dan berkata,"Aku pasti akan memakai celana ini
untuk kuperlihatkan pada teman-teman sekolahku, memberitahu bahwa ibu, istri
dan anakku sangatlah memperhatikan diriku!"

Akhirnya teman-teman sekolahnya sepakat memuji keluarga si pria itu sebagai
keluarga yang harmonis, sang ibu, istri serta anaknya semua juga sangat
gembira.

Akan tetapi jika hal
ini terjadi pada anda, bagaimanakah reaksi anda?

Ketika hati ini sangat kecil, dunia juga akan berubah menjadi kecil, kecilnya
hingga mencemooh keindahan sehelai daun.

Ketika hati ini sedang kacau, jalannya berubah menjadi banyak , sehingga kita
tersesat di jalan-jalan itu… (The Epoch Times/lin)

Regards,
Theo


Read More......